Proses dan Tata Cara Pelaksanaan Mambosuri

  • 27 Jan 2026 10:15 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Tradisi mambosuri dalam adat Batak memiliki tata cara khusus yang dilaksanakan saat usia kehamilan memasuki tujuh bulan. Prosesi ini dilakukan sebagai bentuk doa dan harapan bagi keselamatan ibu serta calon bayi.

Dalam pelaksanaannya, mambosuri biasanya diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh orang tua adat atau keluarga yang dituakan. Ibu hamil kemudian menjalani beberapa rangkaian simbolik sebagai lambang pembersihan diri dan perlindungan.

Eda Pita, pemerhati budaya Batak, mengatakan dalam prosesi mambosuri digunakan sejumlah perlengkapan adat. Menurutnya, barang-barang tersebut memiliki makna simbolis.

“Biasanya digunakan air bersih, beras, daun tertentu, kain ulos, serta makanan tradisional sebagai bagian dari prosesi mambosuri,” ujar Eda Pita dalam siarannya di acara Babel Nauli Pro4 RRI Sungailiat, Senin, 26 Januari 2026.

Sementara itu, Butet, warga keturunan suku Batak, mengatakan tata cara pelaksanaan mambosuri dapat berbeda di setiap daerah, namun maknanya tetap sama. Ia menyebut perlengkapan adat tersebut disiapkan oleh keluarga.

“Memang ada sedikit perbedaan, tapi intinya tetap doa bersama dan penggunaan perlengkapan adat yang sudah disiapkan keluarga,” ujar Butet.

Proses mambosuri menjadi bagian penting dalam adat Batak yang mengandung nilai doa, kebersamaan, dan penghormatan terhadap kehidupan yang akan dilahirkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....