Mengenal Mambosuri, Tradisi Tujuh Bulanan Adat Batak
- 27 Jan 2026 09:39 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Mambosuri merupakan salah satu tradisi dalam adat Batak yang dilakukan pada masa kehamilan tujuh bulan sebagai bentuk doa dan harapan bagi keselamatan ibu serta calon bayi.
Tradisi mambosuri biasanya dilaksanakan dengan melibatkan keluarga besar dan tokoh adat. Dalam prosesi ini, keluarga memanjatkan doa agar proses persalinan kelak berjalan lancar dan bayi yang dilahirkan dalam keadaan sehat.
| Baca juga: Sejarah Bajigur, Minuman Khas Jawa Barat |
Eda Pita, pemerhati budaya Batak, mengatakan mambosuri memiliki makna penting sebagai ungkapan syukur sekaligus permohonan perlindungan. Menurutnya, tradisi ini juga menjadi sarana mempererat hubungan kekeluargaan.
“Mambosuri itu dilakukan saat usia kandungan tujuh bulan, sebagai doa untuk ibu dan bayi, sekaligus menjaga nilai adat Batak,” ujar Eda Pita dalam acara Babel Nauli yang disiarkan Pro4 RRI Sungailiat, Senin, 26 Januari 2026.
Sementara itu, Butet, warga keturunan suku Batak, mengatakan tradisi mambosuri masih dikenalnya dan dijalankan di lingkungan keluarga. Ia menilai tradisi ini menjadi bagian dari identitas budaya yang perlu dipahami generasi muda.
“Di keluarga kami, mambosuri masih dikenalkan sebagai tradisi tujuh bulanan agar adat Batak tetap dikenal,” ujar Butet.
Tradisi mambosuri menjadi salah satu warisan budaya Batak yang masih dikenalkan dan dijalankan oleh sebagian masyarakat sebagai bagian dari adat dan nilai kebersamaan keluarga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....