Batik Paksi Naga Liman dari Kisah Tatar Pasundan
- 09 Des 2025 23:36 WIB
- Sungailiat
KBRN, Sungailiat : Batik Paksi Naga Liman adalah motif batik khas Cirebon. Motif ini menggambarkan gabungan tiga hewan legendaris: burung (Paksi), naga, dan gajah (Liman).
Pada acara Tatar Pasundan Pro 4 RRI Sungailiat. Pengasuh acara Kang Uday, menceritakan motif Paksi Naga Liman ini bukan hanya indah secara visual, tetapi juga kaya simbol filosofi . Naga melambangkan kekuatan dan keberanian, burung melambangkan kebebasan dan keindahan, gajah simbol kesabaran dan kebijaksanaan.
“Motif ini unik karena menggabungkan unsur hewan yang berbeda, tetapi tetap terlihat harmonis. Saya melihatnya sebagai gambaran nilai budaya Cirebon yang menghargai keberagaman,” ujar Karyan pendengar RRI merespon acara Tatar Pasundan.
Motif batik khas Cirebon ini memang dikenal sebagai representasi identitas budaya Keraton Kasepuhan, yang dipercaya menyimbolkan kesatuan antara dunia atas, tengah, dan bawah. Motif ini juga melambangkan akan kekuatan, keagungan, dan keseimbangan antara tiga unsur alam: darat, laut, dan udara.
Tidak sedikit pula pengamat seni yang menilai bahwa perpaduan tiga unsur tersebut mencerminkan hubungan manusia dengan alam. Selain itu mengandung filosofi nilai moral dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, pendengar lainnya yang bergabung di acara Tatar Pasundan, Damiri menilai bahwa keunikan motif Paksi Naga Liman berada pada makna spiritual di dalamnya.
"Paksi Naga Liman bagi saya seperti lambang perjalanan hidup. Ada kekuatan naga, keteguhan gajah, dan ketangkasan burung. Saat digunakan dalam busana, rasanya seperti membawa doa dan harapan,” ujar Damiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....