Prajurit TNI Latihan Komando Gabungan di Babel

  • 19 Nov 2025 14:41 WIB
  •  Sungailiat

KBRN, Pangkalpinang: Pajurit TNI dari tiga matra AD, AL, dan AU mengikuti latihan TNI terintegrasi di Wilayah Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (19/11/2025).

Personel yang terlibat terdiri dari 300 prajurit dari Batalyon 501/ Bajra Yudha (BY) Kostrad yang terjun, Koopssus, Denjaka, Yonif 147 dan Armada KRI.

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan, secara geografis Bangka Belitung merupakan wilayah kepulauan dengan karakteristik medan perbukitan, hutan tropis, garis pantai panjang, dan sejumlah pulau kecil di sekitarnya.

Oleh karena itu, pelaksanaan latihan di wilayah ini sangat tepat untuk menguji kemampuan pasukan khusus dalam operasi cepat, kerahasiaan tinggi pada medan kepulauan yang menuntut kecepatan reaksi, fleksibilitas taktis, serta efektivitas komunikasi dan koordinasi antar unsur.

“Tema Latihan Gabungan ini adalah Komando Gabungan (Kogab) TNI melaksanakan Latihan TNI / Matra di wilayah Bangka Belitung dalam rangka menanggulangi ancaman dan gangguan terhadap ketahanan dan keamanan wilayah,” kata Menhan dalam keterangannya.

Sedangkan tujuan latihan, kata Menhan, untuk meningkatkan profesionalisme dan kesiapan tempur prajurit TNI AD, AL, AU dan Koopsus TNI Menguji kesiapsiagaan sistem senjata terpadu (Alutsista) TNI serta mengukur kemampuan operasional seluruh jajaran TNI.

“Latihan ini juga mengemban misi OMSP,yang bertujuan memperkuat legitimasi dan peran TNI di tengah masyarakat, khususnya di wilayah konflik kepentingan kawasan hutan dan pertambangan,” katanya.

Sementara sasaran pelaksanaan Latihan Gabungan TNI ini adalah untuk meningkatkan sinergi antar matra, kesiapsiagaan operasional, dan kemampuan tempur dalam menghadapi berbagai ancaman terhadap kedaulatan dan keamanan negara.

Diketahui, TNI Angkatan Udara (TNI AU) mengerahkan tiga pesawat tempur jenis F-16 untuk melaksanakan pengeboman dalam latihan komando gabungan (Kogab) yang digelar di Desa Mabat, Kecamatan Bakam.

Latihan ini menjadi salah satu agenda strategis TNI dalam meningkatkan kesiapsiagaan tempur dan kemampuan prajurit menghadapi berbagai kondisi medan.

Aksi pengeboman ini disaksikan langsung oleh Menteri Pertahanan RI, Panglima TNI, Menteri ESDM, Jaksa Agung serta sejumlah petinggi militer lainnya.

Ketiga pesawat F-16 tersebut terbang dari Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin, Pekanbaru menuju titik latihan di Bangka. Setiap pesawat membawa bom seberat 125 kilogram dan berhasil menjatuhkannya tepat pada sasaran yang telah ditentukan.

Danrem 045/Garuda Jaya, Kolonel Infanteri Nur Wahyudi mengatakan, latihan ini berjalan sesuai rencana dan menunjukkan presisi kemampuan pasukan udara.

“Penembakan dari TNI AU menggunakan F-16 ada tiga pesawat yang menjatuhkan bom ke sasaran. Kita lihat sendiri tadi, sasarannya tepat,” kata Nur.

Ia menjelaskan, latihan ini bertujuan melatih penguasaan medan oleh para prajurit, sekaligus memperkuat pengamanan wilayah melalui peningkatan kualitas kemampuan tempur lintas matra.

“Latihan seperti ini untuk melatih kemampuan prajurit agar dapat menguasai semua area. Kegiatan ini tidak hanya dilakukan di Bangka, bisa juga di Aceh, Palembang, Riau. Jadi prajurit mengetahui berbagai tipe daerah latihan,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....