Peternakan Sapi Lokal Aman dari PMK di Bangka
- 26 Apr 2025 12:27 WIB
- Sungailiat
KBRN, Sungailiat : Dinas Pangan dan Pertanian (Dinpanpertan) Kabupaten Bangka menyatakan hewan ternak sapi hasil budidaya lokal di wilayahnya aman dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinpanpertan Bangka, Krisnaningsih mengatakan, hewan ternak sapi budidaya aman dari PMK berdasarkan laporan tim kesehatan yang rutin melakukan pemantauan di peternakan-peternakan yang ada.
“Tim kesehatan hewan rutin turun langsung ke peternakan budidaya sapi di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Bangka ini,” kata Krisnaningsih kepada rri.co.id, Sabtu (26/4/2025).
Ia menjelaskan, pihaknya rutin melakukan pemeriksaan kesehatan hewan guna mengantisipasi berbagai gejala penyakit kepada hewan ternak masyarakat.
“Termasuk gejala-gejala timbulnya penyakit mulut dan kuku, dan rutin melakukan vaksinasi PMK sesuai kuota yang diberikan pemerintah provinsi dan pusat,” ucapnya.
Menurutnya, pada bulan Januari kemarin, sebanyak 726 ekor sapi sudah memperoleh suntik vaksin PMK, dan Februari sebanyak 791 ekor.
“Sebagian besar sapi-sapi yang disuntik pada bulan Februari merupakan vaksin lanjutan (booster) yang rutin diberikan tiga bulan sekali,” ujarnya.
Ia menyebut, pada umumnya, hewan ternak hasil budidaya yang terinfeksi penyakit mulut dan kuku karena adanya transferan atau masuknya sapi-sapi dari daerah luar.
“Apalagi jelang Iduladha 1446 Hijriah ini banyak didatangkan dari luar, oleh karena itu kita lakukan pengawasan ketat hewan-hewan yang akan masuk ke Babel dan khususnya Kabupaten Bangka,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....