Kemenag Bangka Tak Masalahkan Perbedaan Akhir Puasa

  • 20 Mar 2026 11:59 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bangka menyatakan tidak mempermasalahkan adanya sebagian umat Muslim yang telah lebih dahulu mengakhiri ibadah puasa, meskipun pelaksanaan Salat Idulfitri dilaksanakan berlangsung keesokan harinya.

Kabag TU Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bangka yang juga penceramah Ustad Achmad Zakwan menilai perbedaan dalam penentuan akhir Ramadan merupakan hal yang kerap terjadi dan harus disikapi dengan bijak oleh masyarakat. Perbedaan ini umumnya dipengaruhi oleh metode penetapan awal bulan Hijriah, baik melalui rukyatul hilal maupun hisab.

“Jika ragu – ragu untuk berpuasa pada hari ini, Jumat 20 Maret 2026, tidak masalah tidak berpuasa lagi, dan salat Iednya besok, Sabtu 21 Maret 2026, tapi kalau sudah yakin besok lebaran, baru boleh berpuasa,” ujar Zakwan kepada RRI, Jumat, 20 Maret 2026.

Dia menuturkan, masyarakat untuk tetap saling menghormati perbedaan yang ada, karena hal ini juga terjadi pada zaman Rasulullah dahulu.

“Jadi sikapi perbedaan itu dengan hati yang selalu berbaik sangka, bahwa itu urusan fiqih, tetapi Insyaallah masih berada dalam koridor yang disyariatkan,” katanya.

Kemenag Bangka menegaskan, menjaga kerukunan dan persatuan umat jauh lebih penting dibanding memperdebatkan perbedaan yang bersifat ijtihadiyah. Oleh karena itu, masyarakat diminta tidak saling menyalahkan serta menghindari potensi gesekan sosial.

Selain itu, Kemenag juga mengajak masyarakat untuk mengikuti pelaksanaan Salat Id sesuai dengan ketetapan, sekaligus menjaga ketertiban dan kekhusyukan ibadah.

Dengan adanya perbedaan tersebut, diharapkan umat Muslim di Kabupaten Bangka tetap mengedepankan sikap toleransi, saling menghargai, serta menjaga suasana kondusif menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Alhamdulillah, memang aturan Islam tidak memberatkan masyarakat, perbedaan yang sering terjadi akibat perbedaan cara pandang kita harap menjadikan untuk saling menghargai antar sesama,” kata Warga Sungailiat Selly.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....