Memaknai Zakat Mal sebagai Wujud Kepedulian Sosial

  • 19 Mar 2026 16:01 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Zakat mal tidak hanya dipahami sebagai kewajiban ibadah bagi umat Islam, tetapi juga memiliki makna sosial yang besar dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Melalui zakat mal, harta yang dimiliki seseorang dapat menjadi sarana berbagi dan memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

Ustaz Jaja Sulaiman menjelaskan, zakat mal merupakan kewajiban bagi umat Islam yang memiliki harta telah mencapai nisab dan haul. Menurutnya, zakat bukan sekadar mengeluarkan sebagian harta, tetapi juga bentuk penyucian diri dari sifat kikir dan rasa cinta berlebihan terhadap dunia.

“Zakat mal memiliki makna yang sangat dalam. Selain membersihkan harta, zakat juga membersihkan hati dari sifat tamak serta menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama,” ujar Ustaz Jaja.

Ia menambahkan, dengan menunaikan zakat mal, umat Islam turut membantu mengurangi kesenjangan sosial di masyarakat. Dana zakat yang disalurkan kepada golongan yang berhak, seperti fakir dan miskin, dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar mereka.

“Ketika zakat ditunaikan dengan kesadaran dan keikhlasan, maka manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh penerima, tetapi juga oleh pemberi zakat yang mendapatkan keberkahan dalam hartanya,” katanya.

Sementara itu, sejumlah masyarakat menilai zakat mal memiliki peran penting dalam membantu sesama, terutama bagi mereka yang sedang mengalami kesulitan ekonomi.

Rudi, salah seorang warga Sungailiat, mengatakan penyaluran zakat yang tepat sasaran dapat membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu.

“Kalau zakat disalurkan dengan baik, tentu sangat membantu masyarakat yang membutuhkan. Banyak orang yang terbantu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Siti, warga lainnya, yang berharap kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat semakin meningkat, khususnya di bulan Ramadan.

“Zakat itu bukan hanya kewajiban, tapi juga bentuk kepedulian kepada sesama. Harapannya semakin banyak orang yang sadar untuk menunaikan zakat,” katanya.

Melalui pemahaman yang baik mengenai makna zakat mal, diharapkan masyarakat tidak hanya memandang zakat sebagai kewajiban semata, tetapi juga sebagai sarana memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....