Metode Hisab dan Rukyatul Hilal Saling Melengkapi
- 12 Mar 2026 05:52 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat – Metode hisab dan rukyatul hilal merupakan dua cara yang digunakan umat Islam untuk menentukan awal bulan hijriah, seperti Ramadhan dan Idul Fitri. Kedua metode ini tidak untuk dipertentangkan, melainkan saling melengkapi dalam memastikan ketepatan waktu ibadah.
Hal tersebut disampaikan Dewan Perwakilan MUI Provinsi Bangka Belitung Ahmad Fadholi dalam Dialog Ramadhan RRI Pro 1 Sungailiat Rabu 11 Maret 2026.
Ia menjelaskan bahwa penentuan awal bulan hijriah memiliki dasar dari Al-Qur’an dan hadis Nabi Muhammad Saw, salah satunya hadis yang menyebutkan umat Islam berpuasa ketika melihat hilal.
" Rukyat dilakukan dengan pengamatan langsung terhadap hilal, sedangkan hisab menggunakan perhitungan astronomi untuk memprediksi posisi bulan. Keduanya sebenarnya seperti dua sisi mata uang yang saling melengkapi,” ujarnya.
Menurutnya, dalam praktik ilmu falak, hisab biasanya digunakan terlebih dahulu untuk memperkirakan posisi bulan sehingga memudahkan proses rukyatul hilal di lapangan.
" Hisab dapat diibaratkan sebagai hipotesis ilmiah atau panduan awal, sedangkan rukyat menjadi proses verifikasi melalui pengamatan langsung terhadap hilal,"jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pergerakan benda langit seperti bumi, bulan, dan matahari yang terus berputar membuat proses pengamatan dan pembaruan data astronomi perlu terus dilakukan.
"Karena alam semesta terus bergerak, maka data perhitungan astronomi juga perlu diverifikasi melalui pengamatan,” katanya.
Dalam dialog tersebut, salah satu pendengar, Sabihis dari Labu menanyakan mengapa terkadang terjadi perbedaan penentuan awal Ramadhan di beberapa negara atau organisasi Islam.
Menanggapi hal itu, Ahmad Fadholi menjelaskan bahwa perbedaan tersebut bisa terjadi karena adanya perbedaan metode, kriteria visibilitas hilal, serta lokasi pengamatan.
“Perbedaan itu merupakan hal yang wajar dalam kajian ilmu falak. Yang terpenting adalah umat Islam tetap saling menghargai perbedaan tersebut karena masing-masing memiliki dasar dan metode yang digunakan,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....