Perkuat Etika Kebangsaan Melalui Nilai-Nilai Islam
- 10 Mar 2026 20:54 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Penguatan etika kebangsaan di tengah masyarakat dinilai perlu terus ditanamkan, khususnya kepada generasi muda. Nilai-nilai tersebut dinilai sejalan dengan ajaran Islam yang menekankan pentingnya persatuan, toleransi, dan tanggung jawab sosial dalam kehidupan berbangsa.
Hal itu disampaikan Ketua Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Bangka, Fahmi Andika, saat menjadi narasumber dalam program Dialog Ramadhan di Radio Republik Indonesia Sungailiat.
Menurut Fahmi, pemuda memiliki peran strategis dalam menjaga nilai kebangsaan agar tetap kuat di tengah perkembangan zaman. Ia menilai, generasi muda perlu dibekali pemahaman bahwa ajaran Islam tidak hanya mengatur ibadah, tetapi juga membentuk karakter sosial yang menghargai keberagaman.
“Islam mengajarkan sikap saling menghormati, menjaga persatuan, dan tidak mudah terprovokasi oleh perbedaan. Nilai-nilai ini sangat penting untuk menjaga keharmonisan bangsa,” ujarnya.
Fahmi juga mengingatkan bahwa tantangan saat ini tidak hanya datang dari perbedaan pandangan, tetapi juga dari arus informasi yang cepat di media sosial yang berpotensi memicu konflik jika tidak disikapi dengan bijak.
Sementara itu, salah seorang pendengar asal Sungailiat, Rian menilai pembahasan mengenai etika kebangsaan sangat penting untuk terus disuarakan, terutama kepada kalangan muda.
“Sekarang informasi begitu cepat di media sosial, kadang orang mudah terpancing emosi. Karena itu penting ada penguatan nilai agama yang mengajarkan kedamaian dan persatuan,” katanya.
Hal senada disampaikan oleh warga lainnya, Siti yang berharap dialog seperti ini lebih sering disampaikan kepada masyarakat.
“Menurut saya bagus sekali, karena masyarakat jadi diingatkan bahwa agama juga mengajarkan kita untuk menjaga persatuan dan menghargai perbedaan,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....