Distribusi Berlapis, Harga Ayam di Bangka Sulit Ditekan

  • 09 Mar 2026 21:09 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Harga daging ayam di sejumlah pasar di Kabupaten Bangka masih tergolong tinggi dan sulit ditekan. Kondisi ini salah satunya dipengaruhi oleh panjangnya rantai distribusi dari produsen hingga sampai ke tangan pedagang di pasar.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka Syarli Nopriansyah menyebutkan, secara produksi ayam di kandang kebutuhan aman, namun rantainya dari kandang ada perusahaan, broker pengepul besar, pedagang besar baru ke meja pedagang kecil.

"Itu yang terkadang sampai harga Rp40 ribu hingga Rp50 ribu harga ayam per kilogramnya. Setiap tahapan tentu menambah biaya, sehingga harga di tingkat pedagang menjadi lebih tinggi," ujar Syarli, Senin, 9 Maret 2026.

Menurutnya, kondisi tersebut turut mempengaruhi harga jual ayam di pasar tradisional yang saat ini berada di kisaran harga relatif tinggi dibandingkan harga di tingkat produsen.

Selain faktor distribusi, biaya transportasi dan pengiriman dari daerah pemasok juga turut mempengaruhi harga ayam di pasaran. Apalagi sebagian pasokan ayam untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Bangka didatangkan dari luar daerah seperti Lampung.

Meski demikian, pemerintah daerah memastikan ketersediaan stok ayam untuk memenuhi kebutuhan masyarakat masih dalam kondisi aman. Pemantauan harga dan pasokan juga terus dilakukan guna menjaga stabilitas harga di pasaran.

Pemerintah daerah juga mendorong penguatan peternakan ayam lokal agar ke depan kebutuhan masyarakat dapat lebih banyak dipenuhi dari dalam daerah. Dengan demikian, rantai distribusi dapat dipersingkat dan harga ayam di tingkat konsumen diharapkan bisa lebih stabil.

“Kami berharap ke depan produksi ayam lokal bisa meningkat, sehingga ketergantungan dari luar daerah dapat dikurangi dan harga di pasaran bisa lebih terkendali,” kata dia.

Sementara pedagang ayam Pasar Sungailiat Apri mengaku, dengan permintaan dan ketersediaan ayam yang ada saat ini sulit membuat harga ayam turun.

"Ini saja dari Lampung, ayam mengalami kenaikan lebih tinggi Rp1.500 per kilogramnya," ucapnya.

Untuk harga ayam bulat dijual Rp35 ribu per kilogram, sedangkan ayam bersih kisaran Rp42 ribu hingga Rp45 ribu per kilogram.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....