Ramadan Jadi Waktu Tepat Memperbaiki Kualitas Salat
- 09 Mar 2026 14:40 WIB
- Sungailiat
Suasana Ramadan sering menjadi momen bagi banyak orang untuk memperbaiki diri, termasuk dalam meningkatkan kualitas ibadah salat. Hal ini menjadi pembahasan dalam program Tauladan Pro 2 Sungailiat edisi Minggu, 8 Maret 2026.
Dalam dialog interaktif tersebut, pendengar Irene dari Sungailiat mengungkapkan pengalamannya saat berusaha memperbaiki kualitas salat di bulan Ramadan.
“Saya ingin bertanya, kalau kita sedang berusaha memperbaiki salat di bulan Ramadan, tapi terkadang masih terdistraksi oleh pikiran duniawi atau tanpa sadar melakukan gerakan di luar salat karena belum sepenuhnya fokus, apakah itu mempengaruhi salat kita?” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, narasumber Gunadi selaku Sekda LPPKS BKPRMI menjelaskan bahwa kondisi tersebut merupakan hal yang wajar karena manusia pada dasarnya memiliki sifat lupa.
“Manusia itu tempatnya salah dan lupa. Karena itu dalam salat ada yang namanya sujud sahwi ketika kita melakukan kesalahan atau lupa. Yang terpenting adalah tetap berusaha memperbaiki ibadah kita,” jelasnya.
Ia menambahkan, seseorang tidak perlu menunggu sempurna untuk melaksanakan salat. Justru dengan terus melaksanakan salat, seseorang dapat belajar memperbaiki bacaan, gerakan, serta kekhusyukan dalam beribadah.
Menurutnya, pemikiran seperti tidak salat karena merasa bacaan belum baik atau ibadah masih belum sempurna merupakan pemahaman yang kurang tepat.
“Salat tetap harus dilaksanakan. Jangan sampai karena merasa belum sempurna lalu memilih meninggalkannya. Justru dari kebiasaan itulah kita belajar memperbaiki diri,” ujarnya.
Melalui dialog tersebut, pendengar diingatkan bahwa Ramadan menjadi kesempatan untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah secara bertahap. Niat untuk belajar dan konsisten menjalankan ibadah menjadi langkah penting dalam mendekatkan diri kepada Allah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....