Madu Berbuih di dalam Botol, Asli atau Tidak?
- 06 Mar 2026 04:49 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Madu yang terlihat berbuih di dalam botol kerap menimbulkan tanda tanya di kalangan masyarakat. Sebagian orang menganggap kondisi tersebut sebagai tanda madu palsu atau sudah rusak. Namun, benarkah madu berbuih pasti tidak asli? Pertanyaan ini penting dijawab agar konsumen tidak salah paham sebelum memutuskan untuk membeli atau mengonsumsi madu.
Pengusung Madu dari Bangka Tengah, Rahmat, menjelaskan bahwa munculnya buih pada madu belum tentu menandakan produk tersebut palsu. Menurutnya, buih bisa muncul karena proses fermentasi alami yang terjadi akibat kadar air dalam madu cukup tinggi.
“Kalau kadar airnya di atas standar, biasanya madu lebih mudah berbuih karena ragi alami di dalamnya bekerja,” ujarnya.
Ia menambahkan, madu murni memang mengandung ragi alami dalam jumlah kecil. Jika penyimpanan kurang tepat atau botol tidak tertutup rapat, proses fermentasi bisa terjadi lebih cepat. Ciri fermentasi biasanya ditandai dengan aroma sedikit asam dan munculnya gelembung atau buih di permukaan madu.
Sementara itu, ahli gizi lokal, Desi Yanti, SKM, MKM, dari Dinkes Bangka, menuturkan bahwa madu asli umumnya memiliki kadar air sekitar 17–22 persen. Jika lebih dari itu, risiko fermentasi meningkat.
“Buih tidak selalu berarti madu palsu, tetapi bisa jadi tanda bahwa madu sudah mulai mengalami perubahan kualitas,” jelasnya.
Selain fermentasi, buih juga dapat muncul akibat proses pengemasan. Saat madu dituangkan ke dalam botol dan mengalami pengocokan atau pergerakan selama distribusi, gelembung udara bisa terperangkap di dalam cairan kental tersebut. Gelembung ini kadang terlihat seperti busa tipis di bagian atas botol.
Untuk memastikan keaslian madu, konsumen disarankan membeli dari produsen terpercaya dan memperhatikan aroma, rasa, serta teksturnya. Madu asli umumnya memiliki aroma khas bunga atau nektar, rasa manis alami yang tidak menusuk, serta tekstur kental. Penyimpanan di tempat sejuk dan tertutup rapat juga penting untuk menjaga kualitasnya.
Dengan demikian, madu berbuih tidak serta-merta berarti palsu. Kondisi tersebut bisa disebabkan oleh fermentasi alami atau sekadar gelembung udara akibat proses pengemasan. Konsumen tetap perlu cermat dan memahami ciri-ciri madu berkualitas agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum tentu benar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....