Kue 8 Jam, Benarkah Harus Dikukus Selama Itu?
- 05 Mar 2026 07:29 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Kue 8 jam menjadi salah satu sajian khas yang kerap hadir saat momen besar seperti Lebaran dan hajatan keluarga. Teksturnya yang lembut, padat, serta rasa manis legit membuat kue ini digemari banyak kalangan. Namun, pertanyaan yang sering muncul di tengah masyarakat adalah, apakah benar kue ini harus dimasak selama delapan jam penuh agar hasilnya sempurna?
Salah satu pembuat kue rumahan di Sungailiat, Rina (38), mengatakan bahwa nama kue 8 jam memang merujuk pada lamanya proses pengukusan.
“Secara tradisional memang dikukus selama delapan jam dengan api kecil agar teksturnya padat dan warnanya cokelat cantik. Kalau kurang dari itu, biasanya bagian tengahnya belum benar-benar pekat nyoklat,” ujarnya.
Menurut Rina, kunci utama dalam membuat kue 8 jam bukan hanya soal waktu, tetapi juga kestabilan suhu. Api harus dijaga tetap kecil dan air kukusan tidak boleh sampai habis. Selain itu, adonan yang terdiri dari telur dalam jumlah banyak, susu kental manis, mentega, dan gula harus diaduk hingga benar-benar tercampur rata agar tidak berongga saat matang.
Pendapat serupa disampaikan oleh Andi Pratama (42), pemilik usaha kue tradisional di Pangkalpinang. Ia menjelaskan bahwa durasi delapan jam sebenarnya bisa sedikit disesuaikan, tergantung besar kecilnya loyang dan tebal adonan.
“Kalau loyangnya lebih kecil atau adonannya tidak terlalu tebal, bisa saja matang dalam enam sampai tujuh jam. Tapi memang rata-rata idealnya delapan jam supaya hasilnya maksimal,” jelasnya.
Andi menambahkan, penggunaan telur berkualitas juga sangat menentukan rasa dan warna kue. Semakin banyak kuning telur yang digunakan, maka warna kue akan semakin pekat dan rasanya lebih gurih. Namun, takaran gula perlu disesuaikan agar tidak terlalu manis dan tetap seimbang di lidah.
Selain waktu dan bahan, teknik mengukus juga berpengaruh besar. Tutup kukusan sebaiknya dilapisi kain agar uap air tidak menetes ke permukaan kue. Jika air menetes, permukaan kue bisa menjadi berlubang atau tidak mulus. Selama proses delapan jam, air kukusan harus dicek secara berkala dan ditambahkan air panas bila mulai berkurang.
Meski membutuhkan waktu lama, para pembuat kue sepakat bahwa proses panjang inilah yang menjadi ciri khas dan keistimewaan kue 8 jam. Dengan kesabaran, api kecil yang stabil, serta komposisi bahan yang tepat, kue 8 jam akan menghasilkan tekstur lembut, legit, dan tahan disimpan lebih lama tanpa bahan pengawet.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....