Baznas Belitung Timur Targetkan Penghimpunan Zakal Maal 2026 Rp1 Miliar Rupiah

  • 02 Mar 2026 14:30 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Belitung Timur - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Belitung Timur menargetkan penghimpunan zakat maal tahun 2026 sebesar Rp1 miliar. Target tersebut ditetapkan setelah mempertimbangkan capaian penghimpunan zakat dalam beberapa tahun terakhir yang dinilai belum stabil.

Ketua Baznas Belitung Timur, Edi Febrianto, mengatakan pada tahun 2025 pihaknya sempat memasang target sebesar Rp2 miliar. Namun, realisasi penghimpunan belum mencapai angka yang diharapkan sehingga dilakukan evaluasi untuk penyesuaian target di tahun berikutnya.

“Target tahun 2025 kemarin sebenarnya kita targetkan Rp2 miliar. Karena tidak tercapai, kami sepakat untuk tidak memasang target terlalu tinggi di 2026. Jadi kami tetapkan sebesar Rp1 miliar," kata Edi kepada RRI pada Senin, 2 Maret 2026.

Ia menjelaskan, capaian penghimpunan zakat maal pada 2023 hingga 2024 cenderung stagnan di kisaran Rp400 juta. Kondisi tersebut menjadi pertimbangan utama dalam menentukan target agar tetap realistis, terlebih dengan situasi ekonomi yang masih berpengaruh terhadap kemampuan masyarakat dalam berzakat.

“Kalau bisa menyamai capaian tahun 2025 saja kami sudah Alhamdulillah. Tapi tentu kami tetap berupaya agar bisa lebih baik lagi di tahun 2026 ini," katanya.

Untuk mencapai target tersebut, Baznas Belitung Timur terus melakukan sosialisasi kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat. Pihaknya juga mengimbau agar gerakan berzakat dapat digalakkan melalui masing-masing OPD sebagai bagian dari penguatan kesadaran dan partisipasi aparatur sipil negara (ASN).

"Selain zakat maal, kami juga terus mendorong penghimpunan infak dan sedekah hingga ke tingkat desa. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari strategi memperluas basis muzaki serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat Kabupaten Belitung Timur," ujar Edi.

Sementara itu, salah satu ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Belitung Timur, Indah, mengaku mendukung langkah Baznas dalam menggalakkan zakat maal di kalangan pegawai negeri. Ia menilai zakat bukan hanya kewajiban, tetapi juga bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan.

“Kami sebagai ASN tentu mendukung program Baznas. Karena kan nantinya zakat yang oleh Baznas akan disalurkan untuk ke penerima yang membutuhkan dengan program-program sosial, pendidikan, kesehatan dan lainnya," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....