Merawat Kearifan Lokal dengan Berbagi Takjil Pererat Silaturahmi

  • 26 Feb 2026 20:56 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Tradisi saling berbagi makanan berbuka puasa atau takjil antar tetangga masih menjadi napas kehidupan bagi masyarakat di Bangka Belitung. Kearifan lokal ini bukan sekadar aktivitas berbagi pangan, melainkan jembatan komunikasi memperkokoh sosial antarwarga selama bulan suci Ramadan.

Hal ini diungkapkan pendengar RRI PRO 4 berbagi kisah tentang indahnya kepedulian di lingkungan mereka dalam acara interaktif BEGAYA.

Maryati, pendengar yang berdomisili di kompleks perumahan BTN, mengungkapkan tradisi mengantar piring berisi makanan ke tetangga masih terjaga dengan baik.

"Di lingkungan kami, kebiasaan saling mengantar piring berisi makanan untuk berbuka masih sangat kental. Kami tetap menjaga tradisi orang tua dulu. Bulan Ramadan harus banyak berbagi," ujar Maryati. Kamis, 26 Februari 2026.

Senada dengan Maryati, Rido, seorang pendengar dari Desa Perlang yang merupakan penyandang tunanetra, turut merasakan langsung dampak positif dari kearifan lokal ini. Bagi Rido, Ramadan selalu menjadi bulan yang penuh keberkahan berkat empati yang ditunjukkan oleh orang-orang di sekelilingnya.

"Saya sangat bersyukur, tetangga-tetangga di sini sangat peduli. Hampir setiap sore, ada saja yang datang membagikan makanan untuk saya berbuka puasa," ujar Rido.

Kebiasaan berbagi takjil, selain mengedukasi generasi muda tentang kedermawanan, tradisi ini juga menjadi benteng pertahanan budaya dalam menghadapi pengikisan nilai-nilai gotong royong di era digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....