Dinkes Bangka Uji Delapan Sampel Makanan Takjil, Semua Aman

  • 23 Feb 2026 09:48 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka melakukan pengujian terhadap delapan sampel makanan takjil yang dijual di sejumlah titik di wilayah Kabupaten Bangka pada pekan pertama Ramadan.

Hasilnya, seluruh sampel dinyatakan aman dan layak dikonsumsi masyarakat untuk berbuka puasa.

Sanitarian Ahli pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Susilawati menjelaskan, pengambilan sampel dilakukan di beberapa lokasi yang menjadi pusat penjualan takjil. Pemeriksaan meliputi uji kandungan bahan berbahaya seperti formalin, boraks, serta zat pewarna tekstil yang dilarang digunakan dalam produk pangan. “Dari delapan sampel yang kami uji, semuanya negatif mengandung bahan berbahaya. Artinya, takjil yang diperiksa aman untuk dikonsumsi,” ujarnya kepada RRI, Senin, 23 Februari 2026.

Selain melakukan pengujian, petugas juga memberikan edukasi kepada para pedagang terkait pentingnya menjaga kebersihan, sanitasi, serta penggunaan bahan baku yang aman dan sesuai standar kesehatan.

Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat untuk tetap selektif dalam membeli makanan berbuka puasa dengan memperhatikan kebersihan tempat berjualan, kondisi makanan, serta kemasan. Jika menemukan indikasi makanan yang mencurigakan, masyarakat diminta segera melaporkan kepada pihak terkait.

Dengan hasil pengujian ini, diharapkan masyarakat dapat merasa lebih tenang dan nyaman dalam memilih takjil selama bulan suci Ramadan. “Alhamdulillah, jadi aman kita membeli makanan takjil berbuka puasa, tidak perlu was-was lagi,” kata warga Sungailiat Rony.

Menurut dia, sebagian besar makanan berbuka puasa banyak membeli di luar, di pasar Ramadan, ketimbang masak, sehingga diharapkan para penjual dapat menjaga kehigienisan makanan yang diproduksi sehingga mendapatkan keberkahan dari berdagang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....