Bekali Iptek, Muamalah dan Spiritual pada Anak-Anak

  • 22 Feb 2026 22:51 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Jemaah Masjid Syahidul Mukhlisin Perum Taman Pesona Bangka, Sungailiat rutin mendengarkan tausiyah sebelum salat tarawih berjamaah. Penceramah tausiyah terjadwal bergantian selama Ramadan.

Tamar Jayadi dalam tausiyah atau kultumnya mengajak agar para orang tua memberikan kesempatan pendidikan yang seluas-luasnya untuk anak-anak mereka. Ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) saat ini terus berkembang yang perlu dikuasai oleh anak-anak untuk bekal di masa depan.

Tamar mengatakan iptek memang harus dipelajari namun dalam belajar anak-anak perlu diimbangi dengan nilai-nilai ajaran yang bersifat spiritual. Selain itu perlu ditanamkan pada anak-anak nilai-nilai etika, moralitas dan pengetahuan hubungan sosial atau muamalah.

"Anak-anak harus belajar juga ilmu fiqih. Ilmu ini mempelajari hukum-hukum syariat Islam, seperti ibadah, muamalah dan lain-lain, berdasarkan Al-Qur'an, Hadis, dan sumber-sumber lainnya," kata Tamar Jayadi, Minggu malam, 22 Februari 2026.

Pengetahuan yang juga sangat penting dipelajari sejak dini, menurut Tamar adalah Ilmu Tauhid. Ilmu ini mempelajari tentang keesaan Allah mencakup sifat-sifat Allah, nama-nama Allah, dan pokok-pokok akidah Islam.

Dalam hal muamalah, penyampai kultum sebelumnya, Muhtar Jabardan mengatakan sapaan ringan antarsesama adalah menjawab salamnya umat Islam. Dalam ajaran Islam menjawab salam: waalaikum salam warahmatullahi wabarakatu merupakan wajib dan bernilai ibadah.

"Ucapan itu ringan. Mari jangan ragu untuk melafalkan jawaban salam, kepada yang mengucapkan salam," kata dia.

Dalam hablum minallah, Muhtar Jabardan mengajak agar memperbanyak amalan zikir, apalagi di Bulan Suci Ramadan. Amalan ini di antaranya bisa dilakukan selesai salat fardu dengan mengikuti imam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....