Melihat Lagi 6 Edisi Terakhir Laga Final Piala Dunia
- 19 Jul 2026 09:07 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Final Piala Dunia selalu menjadi pertandingan sepakbola penuh drama, dan mencetak rekor sejarah. Pada enam edisi terakhir final Piala Dunia, enam negara telah berpartisipasi, dengan hasil empat kemenangan untuk tim dari benua Eropa, dan dua kemenangan untuk tim dari benua Amerika Selatan. Pada enam edisi terakhir, final tidak hanya menambah raihan gelar Piala Dunia namun juga menghadirkan juara baru.
Final Piala Dunia 2002 yang dilaksanakan di stadion Yokohama, mempertemukan Brasil dengan Jerman. Brasil datang ke final dengan membawa nama nama besar seperti Ronaldo, Ronaldinho, Rivaldo, hingga Roberto Carlos. Jerman juga membawa nama nama besar seperti Miroslav Klose, Michael Ballack, hingga kiper andalan mereka, Oliver Kahn. Pertandingan berakhir dengan skor 2-0 untuk Brasil, melalui dua gol yang dicetak Ronaldo. Pertandingan tersebut menghasilkan gelar kelima untuk Brasil, dan masih menjadi yang terbanyak hingga saat ini.
Empat tahun kemudian, tepatnya pada Piala Dunia 2006 di Jerman, laga final mempertemukan Italia dengan Prancis. Italia datang ke final dengan skuad puncak era keemasan mereka, dengan pemain seperti Francesco Totti, Luca Toni, Andrea Pirlo, Fabio Cannavaro, hingga Gianluigi Buffon. Sementara Prancis tidak kalah mentereng dengan nama nama seperti Zinedine Zidane, Thierry Henry, David Trezeguet, hingga Fabien Barthez. Pertandingan pada babak waktu normal berakhir dengan skor 1-1, dan akhirnya dimenangkan Italia melalui adu penalti 5-3. Kemenangan Italia menghasilkan gelar keempat dalam sejarah keikutsertaan Italia di Piala Dunia.
Piala Dunia 2010 yang berlangsung di Afrika Selatan, menghasilkan kejutan berupa finalis yang belum perah sekalipun menjuara Piala Dunia. Laga puncak mempertemukan Spanyol, dengan Belanda yang sudah dua kali pernah masuk final namun selalu kalah. Pertandingan ini juga berlangsung hingga ke babak perpanjangan waktu, karena berakhir 0-0 pada waktu normal. Namun babak adu penalti tidak berlangsung karena Andres Iniesta berhasil mencetak gol kemenangan di extra time, dan memberikan gelar juara dunia untuk pertama kalinya kepada negeri matador.
Negeri samba dengan lima gelar Piala Dunia, Brasil, menjadi tuan rumah pada empat tahun kemudian. Sayangnya Brasil tidak menjadi finalis pada Piala Dunia 2014, karena kalah dengan skor besar 1-7 dari Jerman. Final antara Jerman menghadapi Argentina ini juga berlanjut hingga babak extra time. Jerman keluar menjadi juara setelah gol Mario Gotze di ujung extra time, dan menjadi skor kemenangan 1-0 untuk Jerman. Tim panser menggenapkan gelar juara mereka menjadi empat, menyamai rekor Italia delapan tahun sebelumnya.
Final Piala Dunia 2018 memberikan kejutan, dimana tim kuda hitam Kroasia menjadi penantang Prancis. Kroasia datang ke final dengan menyingkikan Inggris di semifinal, sedangkan Prancis menundukkan Belgia dengan skuad generasi emasnya. Pertandingan final 2018 di Rusia tidak berlanjut ke babak perpanjangan waktu seperti tiga edisi sebelumnya, karena Prancis mampu mengunci kemenangan dengan skor 4-2. Tidak hanya menambah gelar juara dunia menjadi dua, final 2018 juga menandai munculnya megabintang baru bernama Kylian Mbappe.
Qatar jadi tuan rumah Piala Dunia 2022, dengan finalis antara Argentina menghadapi Prancis. Laga final ini berlangsung dengan penuh drama, dimana Argentina sempat unggul 2-0 terlebih dahulu melalui gol Lionel Messi melalui penalti, dan satu gol Di Maria. Jelang akhir babak kedua, Prancis menyamakan kedudukan melalui dua gol Kylian Mbappe. Memasuki babak perpanjangan waktu Lionel Messi sempat kembali membawa Argentina unggul, namun penalti dari Mbappe memaksa pertandingan berakhir dengan skor 3-3 dan berlanjut ke adu penalti. Pada babak adu penalti dua penendang mereka yakni Kingsley Coman dan Aurelien Tchouameni gagal menjalankan tugasnya, sedangkan keempat penendang Argentina yang ditutup oleh Gonzalo Montiel berhasil menjalankan tugas. Pertandingan berakhir dengan kemenangan 4-2 untuk Argentina melalui adu penalti, dan memberikan gelar ketiga Juara Dunia untuk Argentina.
"Final antara Argentina dengan Prancis adalah final Piala Dunia terbaik yang pernah saya tonton," kata Julius, penggemar sepakbola di Bangka Belitung.
Final Piala Dunia 2026 akan mempertemukan Argentina, sang juara bertahan, menghadapi Spanyol yang merupakan Juara Piala Dunia 2010. Laga Argentina versus Spanyol dapat disaksikan dan didengarkan secara gratis melalui siaran teresterial TVRI dan RRI.
"Pertandingan Argentina vs Spanyol juga disiarkan RRI Pro3 dan Pro1, Senin 20 Juli 2026 dinihari, pukul 02.00 WIB," kata pengelola Pro 1 RRI Sungailiat, Abdurahman Harris, Minggu, 19 Juli 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....