Belanda Disingkirkan Maroko via Drama Adu Penalti

  • 30 Jun 2026 17:47 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Bangka - Tim Orange Belanda atau yang sering disebut netizen Indonesia sebagai "Timnas Pusat" tersingkir dini dari ajang Piala Dunia 2026. Langkah Belanda terhenti oleh keperkasaan Singa Atlas Maroko melalui duel ketat di Stadion BBVA yang berakhir imbang 0-0 dalam waktu normal 90 menit, dan diakhiri adu penalti atau babak tos-tosan dengan skor akhir 3-2 bagi wakil Benua Afrika tersebut.

Sementara lewat kemenangan ini Maroko memastikan langkahnya ke babak perdelapanfinal atau 16 besar.

"Sangat menyesakkan, sudah unggul 1-0 sampai injury time babak kedua malah Maroko cetak gol penyama. Sayang sekali padahal saya sangat menjagikan Bepanda di Piala Dunia kali ini," kata fans Orange Belanda, Raditiya Tomang, kepada RRI, Selasa, 30 Juni 2026.

Senada dengan Raditya, A Men, fans Belanda warga Desa Rebo, juga menyayangkan tersingkirnya Belanda. Melihat jalannya pertandingan, Belanda dinilainya sangat layak untuk menjadi pemenang.

"Kecewa sekali. Sayang beberapa peluang gagal dimaksimalkan Belanda. Maroko juga pertahanannya rapat sekali, kipernya Bouno luar biasa, on fire," ucap A Men.

Dari pantauan RRI, usai pertandingan raut kecewa dan isak tangis terlihat jelas dari para pemain Belanda setelah peluit panjang berbunyi. Mereka harus menerima kenyataan pahit bahwa perjuangan di Piala Dunia 2026 kali ini berakhir lebih cepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....