Bestatus Juara Asia, Qatar jadi Juru Kunci di Piala Dunia 2026
- 25 Jun 2026 20:08 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Juara Piala Asia 2023, sekaligus tuan rumah Piala Dunia 2022, Qatar, dipastikan pulang kampung dengan raihan negatif pada Piala Dunia 2026. Tergabung bersama Swiss, tuan rumah Kanada, serta Bosnia dan Herzegovina, Qatar justru jadi juru kunci karena hanya mampu meraih 1 poin saja. Sepanjang fase grup, Qatar hanya melesakkan dua gol, dengan total kebobolan 10 gol.
Tersingkirnya Qatar dari pesta bola dunia yang digelar di Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada, juga diperparah dengan catatan negatif dalam kedisplinan selama pertandingan. Kekalahan 0-6 dari Kanada, diperburuk dengan dua pelanggaran berujung kartu merah yang diraih pemain Qatar. Pemain Qatar Assim Madibo bahkan mendapat sanksi skors 5 pertandingan, karena tekel horornya kepada Ismael Kone, yang membuatnya harus menepi selama lima bulan.
"Terima kasih karena kalian selalu bersama kami," kata federasi sepakbola Qatar, sesaat setelah dipastikan tersingkir dari Piala Dunia 2026, seperti dilansir dari laman instagram @qatarnt, Kamis, 25 Juni 2026.
Raihan negatif Qatar, berbanding terbalik jika mengingat prestasi mereka Piala Asia 2023, yang juga digelar di negerinya sendiri. Qatar ketika itu menjadi juara, dengan menang 3-1 atas Yordania, yang seluruh golnya dicetak oleh Akram Afif melalui penalti.
Berjarak satu tahun sebelumnya, atau Pada Piala Dunia 2022, Qatar juga tidak mampu meraih hasil positif. Pada tiga kali kesempatan bermain di Grup A Piala Dunia 2022 melawan Ekuador, Senegal, dan Belanda, Qatar semuanya kalah. Hanya satu gol yang berhasil disarangkan ketika melawan Senegal, dan tujuh kali kebobolan dari seluruh pertandingan.
Hasil negatif pada dua kompetisi tertinggi tingkat dunia ini, dinilai cukup mengejutkan. Prestasi di Piala Asia juga dinilai tidaklah cukup untuk membawa Qatar berbicara banyak di Piala Dunia.
"Persaingan di Piala Dunia tentu jauh lebih ketat karena mempertemukan tim-tim terbaik dari berbagai kawasan, sehingga prestasi di level Asia belum tentu dapat langsung menjadi tolok ukur keberhasilan di tingkat dunia," kata Alam, penggemar sepakbola di Bangka Belitung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....