KONI Babel Diminta Optimalkan Cabor Atletik
- 13 Mei 2026 15:59 WIB
- Sungailiat
Poin Utama
- Ketum KONI meminta KONI Babel mengoptimalkan cabor Atletik
RRI.CO.ID, Pangkalpinang- Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman meminta KONI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masa bakti 2026-2030 fokus mengoptimalkan potensi besar pada cabang olahraga (cabor) atletik.
Menurut Marciano, rekam jejak atlet Babel di kancah nasional, khususnya pada ajang di Sumatra Utara sebelumnya, telah membuktikan bahwa daerah ini merupakan lumbung atlet atletik berbakat.
"Bangka Belitung ini sangat potensial untuk atletik. Saya minta Ketua KONI bekerja sama dengan pengurus cabor untuk konsentrasi dulu di sini. Potensi ini harus dioptimalkan karena agenda olahraga ke depan sangat padat," ujar Marciano, Rabu 13 Mei 2026.
Beberapa agenda besar yang menanti di antaranya adalah PON Beladiri dan PON Pantai pada 2026, disusul PON Indoor dan PON Remaja pada 2027, hingga puncaknya PON XXII tahun 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan NTT.
Menanggapi isu keterbatasan anggaran atau tekanan fiskal yang tengah terjadi, Marciano meminta seluruh pengurus tidak patah arang. Ia menegaskan bahwa kondisi ini merata secara nasional dan solusi utamanya adalah kolaborasi.
"Sinergitas semua pemangku kepentingan adalah kunci di tengah kesulitan finansial. Dengan saling menutup kekurangan dan mengoptimalkan dukungan satu sama lain, masalah ini bisa diatasi. Kita harus tetap optimis," ujarnya.
Sementara itu, Ketua KONI Babel, Ricky Kurniawan, menyatakan kesiapannya untuk membawa prestasi olahraga Babel lebih baik dari capaian di PON Aceh-Sumut sebelumnya.
Pada periode ini, Riki mengambil langkah strategis dengan merampingkan struktur organisasi agar kinerja lebih efisien.
"Kepengurusan kali ini lebih sedikit, dari sebelumnya 57 orang kini menjadi 41 orang. Lebih dari setengahnya adalah wajah baru. Kami berusaha dengan pengurusan yang lebih efisien, hasilnya bisa lebih maksimal," kata Riki.
Meski atletik menjadi unggulan dengan atlet andalan seperti Robi Sianturi, pihaknya juga tetap memetakan potensi pada cabor-cabor lainnya.
Riki juga mengakui bahwa dalam dua tahun terakhir aktivitas olahraga di Babel sempat mengalami masa cooling downakibat situasi yang kurang kondusif. Namun, ia mengapresiasi kegigihan para pengurus cabor dan KONI Kabupaten/Kota yang tetap berjuang.
"Luar biasa teman-teman di daerah, tetap berjuang di seluruh kondisi yang ada sehingga kita tetap bisa menjaga prestasi di level nasional," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....