Renovasi Sebabkan Stadion Orom Sungailiat tanpa Akfivitas

  • 07 Agt 2025 16:13 WIB
  •  Sungailiat

KBRN, Sungailiat : Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dindikpora) Bangka menyatakan, pemanfaatan aktivitas olahraga di Stadion Orom Sungailiat dihentikan sementara karena tidak ingin merusak struktur rehab tahap awal yang telah dilakukan pada 2023 kemarin.

Kepala Bidang (Kabid) Pemuda dan Olahraga pada Dindikpora Bangka, Kailani mengatakan, struktur rehab tahap awal (pertama) yang telah dilakukan adalah fokus pada perbaikan lapangan, seperti pemasangan pipa resapan serta perbaikan struktur tanah.

“Karena renovasi tahap awal sudah dilakukan, maka kita hentikan sementara segala aktivitas olahraga agar tidak merusak struktur yang sudah jadi dan menunggu kepastian anggaran renovasi di tahap keduanya,” kata Kailani kepada RRI, Kamis (7/8/2025).

Dia mengakui, kalau kebutuhan anggaran lanjutan renovasi stadion Orom tahap kedua mencapai Rp2,5 miliar, dan tahap pertama kemarin sekitar Rp1,9 miliar.

“Anggaran Rp2,5 miliar ini sudah sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang ditentukan serta peruntukannya, tinggal renovasi tahap dua yakni pemasangan rumput dan sarana pendukung yang rencananya akan dibangun pada 2026,” ucapnya.

Menurut Kailani, pihaknya juga sudah memiliki konsultan dari awal perencanaan hingga akhir serta sudah dibayar kontraknya, sehingga sangat disayangkan kalau stadion tidak selesai dan tak sesuai dengan standarnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua 2 DPRD Bangka, M Taufik Koriyanto menyampaikan, pihaknya telah menyepakati penganggaran kembali kelanjutan renovasi stadion Orom pada tahun 2026 mendatang.

“Dalam RDP kemarin, kita sepakat menganggarkan kembali kelanjutan pembangunannya, mudah-mudahan di APBD 2026 dan di dalam KUA-PPAS barang itu sudah diusulkan oleh Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dindikpora) Bangka,” kata Taufik.

Menurut Taufik, penganggaran kembali renovasi Stadion Orom Sungailiat karena sebelumnya sempat terhenti pada tahun 2024 diakibatkan terjadi pergeseran anggaran di pemerintah daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....