Siswa SMA Anugrah Tanjungpandan Wakili Babel di FIKSI Tingkat Nasional
- 11 Agt 2026 14:45 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Belitung - Siswa SMA Anugrah Tanjungpandan, Felix Delfran Liu dan Meivie Elincia, akan mewakili Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Festival Inovasi Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) tingkat nasional di Bali, Oktober 2026 mendatang.
Keduanya membawa inovasi berupa game digital bernama Lybel atau Last Key Belitung yang mengangkat kebudayaan Belitung dalam konsep permainan interaktif.
Felix Delfran Liu mengatakan, ide pembuatan game tersebut berangkat dari masih perlunya meningkatkan literasi generasi muda terhadap kebudayaan daerah.
"Salah satu latar belakang kami membuat game ini adalah karena masih kurangnya literasi mengenai kebudayaan Belitung. Jadi, kami membuat game untuk membantu masyarakat, khususnya generasi muda, agar lebih mudah mengenal dan mengingat kebudayaan Belitung," kata Felix, saat ditemui di sekolahnya, Selasa 11 Agustus 2026.

Game Lybel dikembangkan selama sekitar tiga bulan, mulai dari penyusunan proposal, desain hingga proses coding. Pengembangan game tersebut menghabiskan biaya sekitar Rp3 juta lebih.
Dalam permainan, pemain tidak hanya dituntut menyelesaikan tantangan, tetapi juga membaca informasi dan memecahkan teka-teki yang berkaitan dengan kebudayaan Belitung untuk dapat melanjutkan ke level berikutnya.
Sejumlah unsur budaya Belitung turut dimasukkan dalam game tersebut, di antaranya Beripat Beregong serta berbagai tradisi dan kebudayaan daerah.
Felix dan Meivie menjadi satu-satunya tim dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang lolos ke tingkat nasional. Mereka berhasil melewati proses seleksi yang awalnya diikuti sekitar 3.000 peserta hingga menyisakan lima tim.
Bagi Felix, keikutsertaan dalam FIKSI tingkat nasional menjadi kesempatan untuk membawa kebudayaan Belitung lebih dikenal melalui karya yang dibuat bersama rekannya.
"Saya berharap melalui game ini, kebudayaan Belitung bisa lebih dikenal, terutama oleh generasi muda," ujarnya.
Sebelumnya, Felix juga pernah mewakili Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia dan berhasil meraih medali perunggu.
Sementara itu, guru pendamping SMA Anugrah Tanjungpandan, Ferlianus Waruwu mengatakan, game Lybel ke depan diarahkan agar dapat diakses lebih luas oleh masyarakat melalui Play Store.
Menurutnya, sasaran utama game tersebut adalah pelajar mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA. Selain permainan petualangan, Lybel juga memiliki fitur kuis yang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran.
"Di dalam game ini terdapat dua fitur utama, yaitu petualangan dan kuis. Fitur petualangan dimainkan secara individu oleh siswa, sedangkan fitur kuis dapat digunakan oleh guru sebagai media pembelajaran," kata Ferlianus.
Ferlianus berharap Lybel tidak hanya menjadi permainan, tetapi juga dapat menjadi media bagi pelajar untuk mengenal, memahami dan ikut melestarikan kebudayaan Belitung melalui teknologi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....