Pemkab Beltim Sediakan Lahan Pembangunan Baru Sekolah Rakyat
- 18 Okt 2025 13:30 WIB
- Sungailiat
KBRN, Belitung Timur: Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) menyiapkan lahan seluas 8,6 hektar untuk pembangunan baru Sekolah Rakyat di Kawasan Komplek Perkantoran Terpadu Desa Padang Kecamatan Manggar Kabupaten Belitung Timur.
Hal tersebut disampaikan Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten, melalui Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) Yulhaidir, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Sabtu (18/10/2025).
"Lahan yang berada di kawasan perkantoran terpadu Pemkab Beltim ini merupakan arahan langsung dari Bupati Kamarudin dan Kadis PU Beltim. Bahkan sudah dilakukan juga penyerahan sertifikat oleh BPN Beltim saat momentum Pawai Pembangunan pada 30 Agustus 2025 lalu," ujar Yulhaidir.
Sebelumnya, Pemkab Beltim telah mengajukan dua usulan untuk pembangunan Sekolah Rakyat, yakni sekolah rintisan sementara yakni di eks Kantor Bupati Belitung Timur atau gedung Diklat BKPSDM Beltim dan pembangunan baru Sekolah Rakyat.
"Untuk Gedung Diklat BKPSDM itu sudah dievaluasi ternyata bangunan itu layak, namun waktu pengerjaannya yang terlalu mepet sehingga tidak memungkinkan. Sehingga dianggap layak, tapi tidak memenuhi syarat untuk sekolah rintisan di lokasi tersebut," ujar Yulhaidir.
Sementara itu, untuk pembangunan baru Sekolah Rakyat, awal mulanya Pemkab Beltim mengajukan lahan di Desa Selingsing, Kecamatan Gantung, dengan luas 3,8 hektar. Namun, lokasi tersebut tidak memenuhi ketentuan luas lahan minimal.
“Setelah itu, kita coba usulkan di kawasan dekat panti rehabilitasi sosial dan di area Danau Merante. Tapi keduanya juga belum bisa digunakan. Lokasi pertama masih berada di wilayah aktif IUP PT Timah, sementara yang di Danau Merante merupakan kawasan resapan air,” ungkapnya.
Di sisi lain, salah seorang warga Manggar, Rizal (35), menyambut baik rencana pembangunan Sekolah Rakyat tersebut. Ia menilai kehadiran sekolah ini akan membuka kesempatan lebih luas bagi anak-anak di Beltim, khususnya untuk anak-anak yang kurang mampu.
“Kalau bisa cepat terealisasi, tentu kami senang. Karena sekolah seperti ini bisa jadi harapan baru bagi pendidikan anak-anak kita dan tentunya mengurangi angka putus sekolah di Beltim ini," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....