Kemendikdasmen Berikan Bantuan Dana Ke SMAN 1 Tanjungpandan
- 08 Okt 2025 14:25 WIB
- Sungailiat
KBRN, Belitung : SMA Negeri 1 Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, menerima bantuan dana sebesar Rp25 juta dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI untuk pengembangan fasilitas Unit Kesehatan Sekolah (UKS).
Bantuan tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Republik Indonesia, Muhammad Qodari, saat melakukan kunjungan kerja sekaligus meninjau pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di SMAN 1 Tanjungpandan, Rabu (8/10/2025).

Qodari mengatakan, penguatan fasilitas UKS menjadi bagian penting dalam mendukung program kesehatan dan gizi di lingkungan sekolah. Ia juga menilai UKS memiliki peran strategis dalam mendukung program Menu Bergizi Seimbang (MBG).
"Bantuan ini berasal dari anggaran Kemendikdasmen, khusus untuk pengembangan UKS. Kami tadi melihat langsung kondisi UKS di sekolah ini dan optimis bahwa UKS bisa berperan lebih besar," ujarnya.
Ia menambahkan, ke depan pemerintah akan mendorong pelatihan bagi kader UKS agar perannya semakin aktif, termasuk dalam edukasi tentang kesehatan dan kebersihan pangan.

"Kami akan berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan agar pelatihan kader UKS diaktifkan kembali dengan kurikulum yang diperluas. Sebab kalau siswa tidak sehat, tentu pembelajarannya tidak akan optimal," jelasnya.
Menurut Qodari, kebijakan Presiden dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) mencakup dua aspek penting, yakni pendidikan dan kesehatan.
"Jadi agar kualitas belajar meningkat, anak-anak harus sehat. Inilah pendekatan komprehensif pemerintah, supaya gizi membaik, IQ meningkat, dan kualitas SDM Indonesia semakin unggul," katanya.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Tanjungpandan, Jantimala, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap sekolahnya.
"Kami tidak menyangka menjadi salah satu sekolah yang dikunjungi. Beliau sangat antusias melihat kondisi UKS dan langsung menanyakan fasilitas yang masih kurang," ungkapnya.
Jantimala menambahkan, bantuan senilai Rp25 juta tersebut akan digunakan untuk menambah perlengkapan kesehatan seperti tandu, alat pengukur tekanan darah, serta perlengkapan penunjang lainnya.
"Beliau juga menyampaikan agar sekolah segera mengajukan permohonan kekurangan lainnya. Surat pengajuan bahkan diminta untuk segera dikirim besok," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....