Catatan Hari Kartini ; Tantangan Wanita Masa Kini
- 21 Apr 2025 10:03 WIB
- Sungailiat
KBRN, Pangkalpinang : 21 April 2025, Hari Kartini kembali diperingati Bangsa Indonesia. Setiap tahun diperingati, apakah perempuan/wanita Indonesia sudah menjalankan peran semestinya seperti yang dicita-citakan Kartini?
Apakah hak kesetaraan atau emansipasi wanita sudah didapatkan dan berjalan dengan baik di Negeri ini?
Rentetan pertanyaan itu selalu muncul setiap diperingatinya Hari Kartini. Pertanyaan yang hanya bisa dijawab oleh kaum wanita sendiri.
Munculnya perempuan yang dapat menunjukkan eksistensi dirinya, adalah bagian dari cita-cita Kartini. Pada era maju dan modern dewasa ini sangat dibutuhkan Kartini-Kartini tangguh yang berkarakter kuat, cerdas, visioner, pantang menyerah, bertata krama, dan senang belajar, tanpa melupakan kodratnya sebagai seorang wanita.

Pahlawan emansipasi wanita Indonesia, R.A. Kartini (foto dok RRI.co.id)
Selain itu, wanita sekarang ini haruslah dapat mereposisi diri dan progresif dalam mengembangkan dirinya mewarnai peradaban.
Hal itu diutarakan seorang akademisi salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Kota Pangkalpinang, Mayang.
"Kartini era sekarang harus lebih progresif dan bisa berproses di semua bidang, bisa masuk di semua posisi publik. Kalau bisa peran perempuan itu sebagai pengambil keputusan strategis, bukan yang karikatips, hingga perempuan bisa mengejar ketertinggalan," kata Akademisi salah satu perguruan tinggi di Pangkalpinang, Mayang kepada rri.co.id, di Pangkalpinang, Senin (21/4/2025).
"Ibu Kartini dulu sudah berjuang agar perempuan Indonesia mendapatkan hak yang sama dengan kaum laki-laki. Maka tugas perempuan kini menurut Mayang haruslah dapat melanjutkan nilai-nilai yang diwariskan Kartini agar tetap abadi dan melekat dalam kiprahnya di bidang apa pun," kata Mayang.
Sementara, mahasiswi Universitas Pertiba, Pangkalpinang, Zainab, mengaku sangat terinspirasi dengan sosok Pahlawan Emansipasi Wanita, Kartini. Apa yang telah diperjuangkan Kartini menurutnya sudah banyak mampu diimplementasikan wanita Indonesia modern, namun dalam beberapa aspek memang masih perlu diperjuangkan.
"Selain ibu kandung saya, jujur Kartini sosok yang pengaruhi pikiran saya ya. Jejak Kartini sangat patut saya teladani. Menurut saya sudah banyak wanita Indonesia menjadi orang berhasil di berbagai bidang, bahkan hingga jadi presiden. Artinya peluang buat wanita itu sudah setara pria. Mudah-mudahan saya juga bisa berhasil di bidang yang saya tekuni," ucap Zainab.
Kartini dulu sudah berjuang agar perempuan Indonesia mendapatkan hak yang sama dengan kaum laki-laki. Maka tugas perempuan kini seperti yang disuarakan Mayang maupun Zainab, harus lah dapat melanjutkan nilai-nilai yang diwariskan Kartini agar tetap abadi dan melekat dalam kiprahnya, di bidang apa pun. Selamat Hari Kartini Wanita Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....