Ahli Rukyatul Hilal Jelaskan Dasar Penentuan 1 Syawal
- 29 Mar 2025 22:28 WIB
- Sungailiat
KBRN, Bangka : 1 Syawal 1446 Hijriah telah ditetapkan oleh pemerintah melalui sidang isbat Kementerian Agama jatuh pada hari Senin (31/3/2025). Menurut Tim Ahli Rukyatul Hilal Kepulauan Bangka Belitung, H Ahmad Zakwan, dasar penetapan pemerintah tersebut adalah, bahwa pemantauan hilal Kementerian Agama di seluruh Indonesia tidak ada satu pun yang melaporkan melihat hilal.
"Jadi posisi hilal di seluruh Indonesia pada tanggal 29 Ramadan ini seluruh Indonesia masih di bawah ufuk, antara minus 3 sampai minus 1 derajat. Oleh sebab itu ketinggian hilal belum memenuhi kriteria Mabims dengan ketinggian 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat," kata Ahmad Zakwan, kepada RRI.co.id, di Sungailiat, Sabtu (29/3/2025).
Sementara diberitakan sebelumnya, jika pemerintah melalui sidang isbat dan seminar hasil pemantauan hilal di seluruh Indonesia malam ini, telah menetapkan 1 Syawal 1446 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah pada Senin (32/3/2026) lusa.
Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar di Kantor Kemenag Jakarta, melalui kanal YouTube Kemenag RI, Sabtu (29/3/2025) malam mengungkapkan, jika pemantauan hilal dan sidang isbat dilakukan bersama sejumlah instansi terkait, seperti BMKG, BRIN, dan lainnya.
Kementerian Agama juga mengundang sejumlah organisasi kemasyarakatan Islam, seperti Muhamadiyah, Nahdatul Ulama (NU), Persis, dan lainnya.
Dalam sidang isbat penentuan Idul Fitri lebaran 2025 turut hadir sejumlah perwakilan negara sahabat. Mereka di antaranya datang dari Malaysia, Brunei Darussalam, Arab Saudi, dan perwakilan negara lainnya.
"Mari kita sambut Idulfitri 1446 Hijriah ini dengan penuh kekhusyukan, semoga Idulfitri ini kita memperkuat ukhuwah, silaturahmi kita, serta meningkatkan solidaritas kita terhadap sesama, serta membawa keberkahan bagi kita semua," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....