Sertifikat Lahan SMA Unggul Garuda segera Diterbitkan

  • 24 Mar 2025 14:06 WIB
  •  Sungailiat

KBRN, Belitung Timur: Pemerintah Kabupaten Belitung Timur mengadakan rapat tindaklanjut pertemuan dengan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamen Dikti Saintek), Prof. Stella Christie beserta jajaran beberapa waktu lalu terkait percepatan penerbitan Sertifikat lahan peruntukan Sekolah Unggul Garuda.

Dari hasil pertemuan Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten dengan Wamen Dikti Saintek, Prof. Stella Christie ditetapkan pembangunan SMA Unggul Garuda di Desa Mayang, Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur.

Dikatakan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Beltim, Ilfan Suryawan menejelaskan dari hasil pertemuan dengan Wamendiktisaintek telah disepakati untuk rencana pembangunan SMA Unggul Garuda di Desa Mayang dengan pelepasan hak atas tanah seluas 25 hektar.

"Dari bapak Bupati Belitung Timur menyanggupi untuk proses mensertipikatkan 25 hektar tanah dibantu dengan Pemkab Beltim dan diurus oleh BPN. Sehingga nanti menjadi sertifikat atas nama Kemendiktisaintek dan dilanjutkan dengan proses pembangunan," ujar Ilfan kepada rri.co.id, Senin (24/3/2025).

Dijelaskannya, target pembuatan sertipikat selama satu bulan kedepan. Dalam minggu pertama dilakukan penyiapan administrasi, seperti pembuatan SK penunjukan lokasi dan SK penetapan lokasi di Desa Mayang Kecamatan Kelapa Kampit untuk pengajuan sertifikat atas nama Kemendiktisaintek RI dan dilanjutkan dengan pengukuran serta pemasangan patok batas di lokasi tersebut.

"Tanggal 2 Mei nanti direncanakan dari Kemendiktisaintek akan datang ke Desa Mayang untuk melaksanakan peletakan batu pertama untuk rencana pembangunan," ujarnya.

Dikatakan lebih lanjut, beberapa potensi keunggulan lokasi Desa Mayang Kabupaten Belitung Timur sehingga ditetapkan untuk rencana pembangunan SMA Unggul Garuda, diantaranya luas tanah 25 hektar tersebut berupa padang atau safana rumput dan tidak ada tegakan tinggi untuk memudahkan dalam proses clearing area.

"Selain itu, area tersebut diluar dari kawasan bencana dan kemiringan lahan atau area 0 sampai 3 persen yang relatif datar. Dan kekuatan formasi Kecamatan Kelapa Kampit secara geologi struktur tanah kompak," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....