Lempah Kuning, Kuliner Khas Babel Warisan Para Leluhur
- 30 Apr 2024 20:17 WIB
- Sungailiat
KBRN, Sungailiat; Di Kepulauan Bangka Belitung, kuliner atau masakah lempah kuning bukan hal yang asing. Warga Bangka Belitung, umumnya menyukai masakan ini.
Salah satu hal yang membuat lempah kuning begitu istimewa adalah penggunaan bahan-bahan alami yang segar, terutama ikan segar sebagai bahan utamanya. Ikan yang biasanya digunakan adalah ikan lokal yang mudah ditemui di perairan sekitar, seperti ikan tenggiri atau ikan kembung. Kemudian, ada tambahan yang mungkin terasa unik bagi beberapa orang: potongan nanas.
Nanas bukanlah bahan yang lazim dijumpai dalam hidangan khas lainnya, namun kehadirannya dalam lempah kuning memberikan dimensi rasa yang segar dan menarik.
Potongan nanas tersebut tidak hanya menyumbangkan rasa manis alami, tetapi juga membantu menyeimbangkan cita rasa dari kuah lempah kuning. Dengan sedikit rasa asam yang khas dari nanas, hidangan ini menjadi lebih menggugah selera.
Salah satu penggemar lempah kuning, Sutraman mengatakan lempah kuning makanan khas Bangka memang menjadi kesukaannya dan keluarganya pun sangat gemari.
"Sensasi rasa segar saat menyantap ikan bersama kuah dan nanas menyatu dengan rasa yang pas. Saya paling suka menyantapnya jika kuahnya dibuat pedas, dan didampingi dengan rusip serta lalapan seperti timun, rasanya enak sekali,'" ujar Sutraman.
Dikutip dari laman website Warisan Budaya Tak Benda Indonesia, terdapat filosofi yang dalam, di balik hidangan lempah kuning.
Lempah kuning mencerminkan kekayaan alam Bangka Belitung yang melimpah. Ikan sebagai bahan utama mencerminkan sumber daya laut yang menjadi tulang punggung ekonomi dan kehidupan masyarakat kepulauan tersebut.
Sementara potongan nanas, dengan rasa manis dan sedikit asamnya, melambangkan kesegaran dan keceriaan hidup yang senantiasa ada di tengah-tengah kesibukan mencari nafkah
Selain itu, proses pembuatan lempah kuning yang memerlukan perpaduan bumbu rempah-rempah tradisional mencerminkan kearifan lokal dalam mengolah bahan-bahan alami menjadi hidangan yang lezat dan bergizi. Ini menjadi simbol keuletan dan keterampilan masyarakat Bangka Belitung dalam mengolah bahan-bahan sederhana menjadi hidangan yang istimewa.
Lempah kuning tidak hanya sekadar hidangan sehari-hari bagi masyarakat Bangka Belitung, tetapi juga merupakan warisan khas yang mengandung nilai-nilai budaya dan filosofi yang dalam.
Dengan bahan-bahan alami seperti ikan segar dan potongan nanas, serta keahlian dalam penggunaan rempah-rempah tradisional, lempah kuning tidak hanya memuaskan lidah, tetapi juga menyentuh hati dan jiwa, menjadikannya sebagai salah satu hidangan yang patut dijaga dan disebarkan ke generasi selanjutnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....