Tetap Jaga Keseimbangan Gizi saat Mengonsumsi Hidangan Lebaran
- 30 Mei 2026 17:15 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Hari Tasyrik adalah tiga hari setelah perayaan Iduladha, yakni pada 11, 12, dan 13 Zulhijah. Pada hari ini umat Islam dilarang berpuasa dan dianjurkan menikmati berbagai hidangan, yang salah satunya adalah berbagai olahan daging.
Berbagai hidangan olahan daging seperti rendang, lempah kuning, tongseng daging, hingga beragam kue biasanya dihidangkan untuk menyambut tamu. Namun, muncul pertanyaan: apakah perlu batasan agar hidangan yang dikonsumsi tidak berdampak buruk terhadap kesehatan?
"Bagaimana ketika kita sedang silaturahmi ditawari banyak makanan, bagaimana kita menyesuaikan gizinya, namun tetap menghargai orang yang kita datangi itu?" tanya Manda, salah seorang pendengar Pro 1 RRI Sungailiat, dalam program 'Mutiara Pagi' Jumat, 29 Mei 2026.
Narasumber Egha Zainur Ramadhani menjawab bahwa seorang umat Islam yang ditawari hidangan Lebaran sebaiknya tidak menolak, namun tetap mengonsumsi makanan yang dihidangkan dengan membatasi porsi, sehingga tuan rumah yang menyambut tamu tetap senang dan kesehatan tamu tetap terjaga.
"Kita harus menentukan porsinya, karena sebenarnya hampir tidak ada makanan yang dipantang dengan catatan kita tahu takarannya. Memang porsinya kadang belum memuaskan selera," kata Egha, yang juga praktisi kesehatan.
Egha juga mengajak masyarakat agar Hari Tasyrik dijadikan momen unuk meningkatkan rasa syukur kepada Allah atas limpahan rezeki berupa makanan, minuman, dan kesehatan.
"Ini adalah hari-hari istimewa di mana kita perlu untuk kemudian menguatkan kembali segala hal kebaikan, dan jangan lupa porsi makanan diperhatikan, sehingga terjaga kesehatan dan juga mendapatkan nikmat dunia akhirat," kata Egha.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....