Kabut Asap Selimuti Bangka, Warga Waspadai Iritasi Mata dan Gangguan Pernapasan

  • 28 Sep 2026 21:25 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat – Warga diminta mewaspadai iritasi mata dan gangguan pernapasan dampak kabut asap yang menyelimuti wilayah Pulau Bangka dan sekitarnya.

Selain kewaspadaan akan kesehatan mata, masyarakat juga dapat menjaga sistem pernapasan karena terjadinya polusi udara yang kurang sehat.

Hal itu disampaikan Kepala Puskesmas Sungailiat, Alamsyah saat dikonfirmasi RRI, terhadap ancaman kabut asap terhadap kesehatan masyarakat, Senin 28 September 2026.

“Paparan kabut asap dapat menimbulkan sejumlah gangguan kesehatan. Salah satunya adalah iritasi pada mata yang ditandai dengan mata merah, gatal, hingga rasa tidak nyaman,” ujarnya.

Kabut asap juga dapat berdampak terhadap saluran pernapasan yang berpotensi menyebabkan batuk, tenggorokan terasa gatal atau tidak nyaman, hingga sesak napas.

"Paparan asap juga dapat memperparah kondisi masyarakat yang sebelumnya sudah mengalami infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA," kata Alamsyah.

Untuk mengurangi risiko paparan, masyarakat diimbau menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, khususnya saat kondisi udara dipenuhi kabut asap.

Sementara Plt. Kasatpol PP Bangka Achmad Suherman menyebutkan, kabut asap yang terjadi di Pulau Bangka diduga kiriman dari daerah luar, seperti Sumatera dan Kalimantan.

“Karena di Bangka kita, gak ada kebakaran yang sampai berhari – hari, semua kasus masih dalam skala kecil dan bis akita tangani dalam satu hari,” katanya.

Guna mencegah polusi dan kebakaran terus terjadi, dirinya mengimbau masyarakat berperan dalam mencegah terjadinya kebakaran lahan dan hutan yang dapat menjadi sumber kabut asap. Pembukaan lahan dengan cara membakar sebaiknya tidak dilakukan dan menggunakan metode yang lebih aman, seperti pembersihan lahan menggunakan peralatan mekanis.

Selain itu, warga diingatkan agar tidak membuang puntung rokok sembarangan. Puntung rokok yang masih menyala dapat menjadi salah satu sumber pemicu kebakaran, terutama ketika dibuang di area yang terdapat bahan-bahan mudah terbakar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....