Psikolog Beri Tips Hindari Ketakutan Burnout bagi Perempuan

  • 13 Agt 2026 17:46 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Sebagian perempuan merasa takut mengalami kelelahan mental atau burnout. Kekhawatiran ini muncul akibat tingginya beban pikiran dan kelelahan fisik harian.

Seorang pendengar bernama Jeje menanyakan solusi atas masalah tersebut. Pertanyaan itu disampaikan dalam siaran Pengarustamaan Gender RRI Pro 1 Sungailiat bersama narasumber Rakhmawati Tri Lestari selaku Psikolog Klinis Ahli Muda) RSJD dr. Samsi Jacobalis.

Rahmawati mengingatkan perempuan agar tidak menanamkan sugesti negatif pada pikiran. Menurutnya, pikiran manusia bekerja seperti frekuensi gelombang sebuah radio.

“Jangan pernah mensugesti diri sendiri bahwa kita akan burnout, karena alam semesta akan menangkap frekuensi pikiran negatif tersebut,” ujar Rakhmawati pada Senin, 10 Agustus 2026.

Ia menyarankan perempuan untuk selalu meyakinkan diri sebagai sosok yang kuat. Meski demikian, rasa lelah dan sedih tetap harus berani diakui keberadaannya.

Perempuan berhak merasa marah saat menghadapi beban hidup yang amat berat. Namun, ada tiga larangan keras saat emosi kemarahan itu sedang muncul.

“Saat marah, jangan menyakiti diri sendiri atau orang lain, sekalipun merusak barang disekitar kita” kata Rahmawati.

Setelah emosi negatif diakui, penderita harus segera menenangkan pikiran diri. Salah satu cara sederhananya adalah dengan memusatkan pikiran atau teknik grounding.

Rahmawati juga sangat menyarankan praktik penulisan jurnal syukur secara harian. Jurnal ini membantu membandingkan jumlah masalah dengan banyaknya nikmat kehidupan.

Melalui jurnal ini, masalah yang terasa besar bisa terlihat jauh lebih kecil. Perempuan pun menjadi lebih mudah bersyukur dan terhindar dari ketakutan burnout.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....