Dinkes Bangka Targetkan Akhir Oktober Bebas Kasus Malaria Baru

  • 31 Jul 2026 17:34 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Bangka - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka menargetkan akhir Oktober 2026 sudah tidak ada lagi kasus malaria baru.

Berbagai langkah promotif dan preventif terus digencarkan di wilayah yang menjadi lokus penyebaran malaria, khususnya di Kecamatan Belinyu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, Nora Sukma Dewi, mengatakan pihaknya terus memperkuat upaya pengendalian vektor sebagai langkah memutus rantai penularan malaria.

"Melalui pembagian kelambu berinsektisida, penguatan edukasi masyarakat, hingga pelibatan kader kesehatan di wilayah terdampak," kata Nora kepada RRI, Jumat 31 Juli 2026.

Upaya juga dilakukan dengan mendistribusikan kelambu berinsektisida kepada masyarakat yang tinggal di daerah berisiko.

"Rumah-rumah yang berada di wilayah terdampak menggunakan kelambu berinsektisida. Saat ini pembagiannya terus dilakukan sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif, disertai pengendalian vektor untuk memutus rantai penularan malaria," ujarnya.

Dinkes juga mengintensifkan pengendalian vektor melalui pemantauan habitat nyamuk Anopheles, penyelidikan epidemiologi, serta edukasi kepada masyarakat agar menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat guna mengurangi risiko gigitan nyamuk penyebab malaria.

Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil. Nora mengungkapkan, dalam empat hari terakhir tidak ditemukan kasus malaria baru di Kabupaten Bangka setelah sebelumnya terjadi lonjakan kasus yang mencapai puncaknya beberapa waktu lalu.

"Empat hari terakhir nihil kasus baru. Mudah-mudahan kondisi ini dapat terus dipertahankan sampai program selesai," katanya.

Harapan masyarakat, Bangka bisa mewujudkan kembali sebagai daerah zero malaria.

"Karena kita tau Bangka kan sudah aman, sehingga tidak ada lagi masyarakat yang terkena malaria," ucap warga Belinyu Rustam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....