Mendo Barat Masih Jadi Wilayah Prioritas Penanganan Stunting
- 27 Jun 2026 21:13 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat – Kecamatan Mendo Barat masih menjadi salah satu wilayah yang diprioritaskan dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Nurita, mengatakan pihaknya telah melakukan pemetaan wilayah setiap tahun untuk menentukan daerah yang membutuhkan pendampingan lebih intensif.
"Di Mendo Barat masih cukup banyak desa yang menjadi perhatian. Karena itu kami melakukan pemetaan dan akan fokus memberikan pendampingan bersama seluruh pihak terkait agar angka stunting terus menurun,"ujarnya.
Menurutnya, Mendo Barat memiliki sekitar 15 desa sehingga membutuhkan perhatian lebih dibandingkan wilayah lain. Selain itu, sejumlah desa masih memiliki akses pelayanan kesehatan yang cukup jauh sehingga edukasi dan pendampingan kepada masyarakat harus dilakukan secara berkelanjutan.
"Setiap akhir tahun kami melakukan evaluasi. Wilayah yang angka stuntingnya masih tinggi akan menjadi prioritas pendampingan pada tahun berikutnya. Tujuannya agar intervensi yang dilakukan lebih tepat sasaran," ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan menurunkan prevalensi stunting di Bangka Belitung yang saat ini telah menunjukkan tren penurunan dan ditargetkan mencapai 16 persen sesuai target nasional.
Sementara itu, pendengar RRI, Dian dari Sungailiat, mengapresiasi langkah pemetaan wilayah yang dilakukan IBI.
"Pendampingan langsung di desa-desa dengan kasus stunting tinggi akan lebih efektif dibandingkan program yang bersifat umum,"katanya.
Nurita berharap masyarakat di wilayah prioritas semakin aktif memanfaatkan layanan Posyandu dan Puskesmas, sehingga kondisi kesehatan ibu dan anak dapat dipantau secara berkala.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....