Kasus DBD di Bangka Tembus 102 Kasus
- 17 Jun 2026 09:06 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka mencatat jumlah kasus demam berdarah (DBD) di Kabupaten Bangka telah mencapai 102 kasus hingga pekan ke-21 tahun 2026. Angka tersebut terbilang cukup tinggi dibanding target nasional.
Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, Anggia Murni menjelaskan, tingkat insiden rate (IR) DBD di Kabupaten Bangka berada pada posisi 55 kasus per 100 ribu penduduk, sedangkan target Kementerian Kesehatan, yakni di bawah 49 kasus per 100 ribu penduduk.
“Kita sudah melebihi target nasional. Kementerian kesehatan sudah melihat berapa kasus tapi nol kematian,” kata Anggia kepada RRI, Rabu, 17 Juni 2026.
Menurut Anggia, setiap minggu masih ada kasus yang dilaporkan, meskipun jumlahnya fluktuatif. Pada minggu terakhir tercatat empat kasus DBD.
“Kami terus memantau perkembangan penyakit melalui surveilans mingguan,” ujarnya.
Dengan kondisi itu, ditegaskan, pihaknya terus mengintensifkan upaya pengendalian vektor penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD) menyusul tingginya angka kasus yang tercatat hingga akhir Mei 2026.
“Hingga saat ini tidak ada laporan kematian akibat DBD di Kabupaten Bangka. Kondisi tersebut menjadi salah satu indikator penting dalam evaluasi pengendalian penyakit yang dilakukan pemerintah,” katanya.
Untuk menekan angka kasus, Dinkes Bangka terus memperkuat pengendalian vektor dengan memantau potensi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti. Salah satu perhatian utama adalah keberadaan area bekas penambangan yang dinilai menjadi habitat ideal bagi nyamuk penular DBD.
"DBD berbahaya, kita berharap tenaga kesehatan rutin memberikan sosialisasi ke masyarakat, karena kalau lambat penanganan bisa fatal," kata warga Sungailiat Desti.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....