Sebanyak 172 Pasien TBC Bangka Jalani Pengobatan
- 05 Jun 2026 15:06 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat — Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka mencatat 172 kasus tuberkulosis (TBC) positif yang saat ini sedang menjalani pengobatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, Nora Sukma Dewi mengatakan hingga triwulan kedua tahun 2026 capaian penemuan kasus TBC baru berada di angka 30 persen dari target yang ditetapkan.
"Secara nasional Indonesia masih menjadi negara dengan jumlah kasus TBC tertinggi kedua di dunia. Karena itu diperlukan upaya bersama dan sinergi semua pihak untuk mempercepat penanggulangan TBC," kata Nora dalam Dialog Bincang Beranda Astacita di RRI Sungailiat, Jumat 5 Juni 2026.
Menurutnya, Kecamatan Sungailiat menjadi wilayah dengan temuan kasus tertinggi di Kabupaten Bangka. Mayoritas penderita berasal dari kelompok usia produktif 15 hingga 59 tahun, disusul kelompok lanjut usia dan anak-anak.
Nora menegaskan TBC merupakan penyakit yang dapat disembuhkan apabila pasien menjalani pengobatan sesuai standar selama minimal enam bulan tanpa terputus.
"Penderita tidak boleh berhenti minum obat. Jika pengobatan terhenti, risiko terjadinya TBC resisten obat akan semakin besar dan proses penyembuhannya menjadi lebih sulit," ujarnya.
Untuk mempercepat eliminasi TBC, Dinas Kesehatan bersama seluruh desa di Kabupaten Bangka telah menjalankan program Desa Siaga TBC yang melibatkan pemerintah desa, kader kesehatan, puskesmas, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Pendengar RRI, Sela dari Pangkalpinang, mengapresiasi langkah Dinas Kesehatan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.
"Kami berharap sosialisasi seperti ini terus dilakukan agar masyarakat semakin paham bahwa TBC bisa disembuhkan dan tidak perlu ditutupi," ujarnya melalui pesan WhatsApp.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....