Hari Tanpa Tembakau: Jumlah Perokok Indonesia Terus Meningkat

  • 31 Mei 2026 18:55 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2026 menjadi sinyal bahaya di tengah melonjaknya jumlah perokok dewasa di Indonesia yang kini mencapai 70,2 juta orang.

Berdasarkan data Komnas Pengendalian Tembakau yang merujuk kepada Global Adult Tobacco Survey Indonesia 2021, kemudian dirilis oleh WHO pada 2024, angka tersebut terus bertambah dan menempatkan Indonesia menjadi salah satu negara dengan prevalensi merokok tertinggi di dunia. Kondisi tersebut memperbesar ancaman penyakit fatal, baik bagi perokok aktif maupun perokok pasif yang terpapar asap racun di sekitar mereka.

Hal inilah kemudian menjadi pembahasan dalam program acara Pro Dangdut di RRI Pro4 edisi, Sabtu (30/Mei/2026). Sinta pendengar yang bergabung via telpon menegaskan dirinya sangat terganggu dan memilih langsung mengambil tindakan tegas di area publik. "Saya pribadi sangat terganggu kalau ada asap rokok, biasanya memilih menegur perokok itu atau saya yang menjauh," ujar Sinta.

Selain itu, pendengar lainnya Sakamura mengaku memiliki kondisi fisik khusus yang membuatnya sama sekali tidak bisa menoleransi asap. "Saya tidak bisa merokok karena memiliki penyakit asma, terpapar asap orang lain saja bisa membuat asma saya kambuh," kata Sakamura.

Tren peningkatan perokok di Indonesia diperparah oleh lonjakan konsumsi rokok elektronik yang naik 10 kali lipat dalam sedekade terakhir. Berdasarkan data Tobacco Atlas, dampak buruk dari tingginya konsumsi zat adiktif ini berkontribusi terhadap 295.000 kematian setiap tahunnya akibat penyakit jantung, stroke, hingga kanker paru-paru.

Sementara itu, sejarah peringatan ini sendiri diinisiasi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sejak tahun 1987 untuk menekan epidemi global tembakau. Melalui ketetapan resmi PBB, tanggal 31 Mei diperingati setiap tahunnya guna mengajak masyarakat dunia memutus rantai ketergantungan rokok demi kesehatan generasi masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....