Bangka Gratiskan Pengobatan Malaria, Tindak Lanjut Pemberlakuan Status KLB

  • 13 Mei 2026 14:53 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka memastikan seluruh warga pengidap malaria dapat memperoleh layanan pengobatan secara gratis. Hal itu tindak lanjut ditemukannya 32 kasus malaria di wilayah tersebut.

Bupati Bangka Fery Insani mengatakan, kebijakan diambil sebagai bentuk respons cepat pemerintah dalam menangani meningkatnya kasus malaria yang kembali muncul setelah Bangka sebelumnya dinyatakan eliminasi malaria pada 2014.

“Saya pastikan mereka berobat gratis walaupun tidak memiliki BPJS, itulah gunanya yang disebut KLB, banyakan pendatang,” ujarnya kepada RRI, Rabu, 13 Mei 2026.

Menurut Fery, ditemukannya 32 kasus malaria, Bangka dinyatakan sebagai daerah status Kejadian Luar Biasa (KLB). Karena itu perintah daerah perlu lebih cepat melakukan penanganan, termasuk penyediaan obat-obatan dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terdampak.

Ia menjelaskan, selama bertahun-tahun Bangka berstatus zero malaria sehingga stok obat malaria di fasilitas kesehatan menjadi terbatas karena kasus sudah jarang ditemukan.

“Dulu kita sudah eliminasi malaria, tahun 2014 kita dinyatakan zero malaria. Sekarang ditemukan 32 kasus dan itu cukup banyak,” katanya.

Selain malaria, pemerintah daerah juga tengah menghadapi peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang masih dipengaruhi kondisi musim. Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit yang ditularkan nyamuk.

Pemkab Bangka bersama dinas kesehatan kini memperkuat pemantauan di sejumlah wilayah yang ditemukan kasus malaria serta melakukan langkah pencegahan guna menekan penyebaran lebih luas.

Warga Belinyu Edho menuturkan, temuan penyakit malaria tersebut, merupakan daerah pesisir yang rawan berkembangbiaknya nyamuk.

“Iya, di sana banyak kolong dan berpotensi banyak nyamuk berkembangbiak, sehingga memang perlu lotion pelindung anti nyamuk atau obat anti nyamuk,”ucap Edho.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....