Pemkab Bangka Pastikan Pasien Malaria Tetap Dilayani meski Tak Punya BPJS

  • 10 Mei 2026 11:03 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Bangka - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka memastikan seluruh warga yang terpapar malaria tetap mendapatkan pelayanan kesehatan meski tidak memiliki kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Langkah tersebut dilakukan menyusul meningkatnya kasus malaria di Dusun Bubus, Kelurahan Bukit Ketok, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Bupati Bangka, Fery Insani menegaskan pemerintah daerah memprioritaskan keselamatan dan kesehatan masyarakat dalam penanganan wabah malaria yang saat ini tengah terjadi.

“Dan saya pastikan semua yang sakit itu, walaupuan tidak memiliki BPJS tetap kita bawa ke rumah sakit dan kita rawat. Ini walaupun pendatang tetap Warga Negara Republik Indonesia,” kata Bupati Fery, Sabtu, 10 Mei 2026.

Dia menuturkan, saat ini pemerintah daerah bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka terus melakukan penanganan intensif terhadap warga yang terindikasi maupun dinyatakan positif malaria.

Berdasarkan data sementara, sebanyak 19 warga telah dipastikan positif malaria. Sementara 15 warga lainnya masih menjalani pemeriksaan laboratorium lanjutan setelah hasil screening awal menunjukkan indikasi terpapar malaria.

Selain memastikan pelayanan kesehatan bagi pasien, Pemkab Bangka juga melakukan berbagai langkah pencegahan penyebaran penyakit, salah satunya melalui fogging atau pengasapan di sejumlah titik di Dusun Bubus.

Petugas kesehatan juga diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap warga, edukasi pola hidup bersih dan sehat, serta pemantauan kondisi lingkungan yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk penyebab malaria.

Feri menambahkan, pemerintah daerah akan segera menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) malaria agar proses penanganan dapat dilakukan lebih maksimal dan cepat.

“Kita ingin penanganan berjalan optimal sehingga penyebaran malaria bisa segera dikendalikan,” ujarnya.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap gejala malaria seperti demam tinggi, menggigil, sakit kepala, dan tubuh lemas.

“Warga segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala tersebut,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Nora.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....