Capaian Imunisasi Dasar Lengkap di Beltim Capai 87,7 Persen

  • 07 Mei 2026 12:57 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Belitung Timur - Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Timur mencatat capaian imunisasi dasar lengkap tahun 2025 mencapai 87,7 persen. Namun, masih perlu ditingkatkan seiring target nasional di tahun 2026 yang ditetapkan di atas 90 persen.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Belitung Timur, Supardi, mengatakan capaian tersebut menunjukkan tren yang cukup baik, meski masih terdapat sejumlah tantangan di lapangan. Menurutnya, imunisasi dasar lengkap menjadi indikator utama untuk memastikan anak telah menerima seluruh jenis vaksin yang dibutuhkan guna membentuk kekebalan tubuh secara optimal.

"Kalau target sebenarnya kita diharapkan di atas 90 persen. Memang masih ada toleransi sekitar lima persen di bawah target nasional, tetapi tetap harus kita tingkatkan,” ujar Supardi, Kamis, 7 Mei 2026.

Supardi menjelaskan, salah satu kendala yang kerap dihadapi petugas di lapangan adalah perbedaan antara data sasaran dengan kondisi riil di masyarakat. Untuk mengatasi hal tersebut, Dinas Kesehatan melakukan sinkronisasi data dari berbagai sumber, mulai dari data kementerian, program daerah, hingga data kependudukan dari Dinas Dukcapil.

"Kadang target bayi di suatu desa tercatat 30 orang, tetapi saat pelayanan hanya ditemukan 25 bayi. Ini menjadi tantangan tersendiri dalam pencapaian cakupan,” katanya.

Selain persoalan data, rendahnya pemahaman sebagian masyarakat terhadap pentingnya imunisasi juga masih menjadi hambatan. Supardi menyebut masih ada orang tua yang menganggap imunisasi hanya sekadar suntikan biasa, sehingga tidak menjadi prioritas.

“Masih ada sebagian masyarakat yang kurang memahami pentingnya imunisasi. Bahkan di beberapa wilayah masih ditemukan penolakan karena merasa anak dalam kondisi sehat,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Belitung Timur, Khairil Anwar menegaskan bahwa keberhasilan program imunisasi tidak bisa hanya mengandalkan tenaga kesehatan semata, melainkan membutuhkan dukungan penuh masyarakat.

"Ayo pastikan anak-anak kita mendapatkan imunisasi lengkap. Jangan sampai ada yang tertinggal,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....