Opini Publik RRI: Pemerintah Diminta Cari Solusi Atasi Angka Gangguan Jiwa

  • 06 Mei 2026 20:58 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Jumlah kasus gangguan jiwa di wilayah Kabupaten Bangka Tengah yang mencapai 1.977 kasus, mendapat ragam tanggapan dari masyarakat. Melalui program 'Opini Publik' di RRI Sungailiat, masyarakat meminta pemerintah dapat mencari tahu penyebab dan solusi terkait angka kasus gangguan jiwa.

Salah seorang partisipan dalam program 'Opini Publik' edisi 4 Mei 2026, Udin, menilai kasus gangguan jiwa di Bangka Tengah tidak bisa dianggap enteng. Ia menyebut pemerintah harus melakukan pendataan dan mencari solusi.

"Pemerintah Daerah di Bangka Tengah harus meneliti penyebabnya mengapa, apa masalah ekonomi atau masalah lain," kata Udin dalam partisipasinya melalui sambungan telefon.

Sementara menurut penelfon lainnya, Ramadan, salah satu solusi yang bisa dilakukan untuk mengatasi angka gangguan jiwa adalah dengan cara menempatkan dokter spesialis kejiwaan ke daerah pelosok.

"Untuk para dokter ahli yang spesialis ya, jadi kalau pemerintah membiayai mereka untuk ditugaskan dimanapun termasuk di pelosok," kata Ramadan.

Seperti diberitakan sebelumnya, terdapat 1.977 kasus gangguan kejiwaan di Bangka Tengah, yang terdiri dari 375 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), dan 1.602 Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK). Untuk mengatasi hal tersebut Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah membentuk Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM) untuk memperkuat penanganan kasus secara lintas sektor.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....