Kasus Campak Meningkat, Cakupan Imunisasi Rendah

  • 25 Apr 2026 17:22 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Kasus campak di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan signifikan. Tidak hanya jumlah penderita yang bertambah, angka kematian akibat komplikasi juga ikut meningkat. Kondisi ini menjadi alarm bagi dunia kesehatan.

dr. Regi Ambardily Dwiputra menjelaskan, salah satu penyebab utama adalah rendahnya cakupan imunisasi. Data di Bangka Belitung menunjukkan angka imunisasi masih jauh dari target nasional yang ditetapkan pemerintah.

“Cakupan imunisasi kita masih sangat rendah, bahkan belum mencapai 50 persen. Ini jauh dari target 90 persen,” ujarnya dalam program dokter menjawab di RRI, Jumat 24 April 2026.

Rendahnya imunisasi membuat banyak anak tidak memiliki perlindungan terhadap virus campak. Akibatnya, penyebaran penyakit menjadi lebih cepat dan luas di masyarakat.

Ia menambahkan, kondisi ini memerlukan kerja sama berbagai pihak. Tidak hanya tenaga kesehatan, tetapi juga peran aktif orang tua dalam memastikan anak mendapatkan imunisasi lengkap.

Edukasi kepada masyarakat juga dinilai penting agar tidak ada lagi keraguan terhadap manfaat vaksin. Kesadaran kolektif menjadi kunci untuk menekan angka kasus.

Rina, Salah satu pendengar asal Sungailiat, mengaku baru memahami bahwa campak memiliki dampak serius. Karena itu pemerintah lebih aktif melakukan sosialisasi.

“Selama ini saya kira hanya penyakit biasa yang nanti sembuh sendiri. Ternyata bisa berbahaya," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....