Dinkes Beltim Imbau Warga Waspada ISPA saat Musim Kemarau
- 03 Apr 2026 11:39 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Belitung Timur - Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Timur (Beltim) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko penyakit selama musim kemarau yang diprediksi berlangsung hingga Agustus 2026.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Beltim, Supardi, mengatakan berdasarkan pengalaman beberapa tahun terakhir, penyakit yang dominan muncul saat musim kemarau umumnya berkaitan dengan gangguan pernapasan dan pencernaan.
Menurutnya, meningkatnya intensitas debu di udara serta potensi kebakaran lahan yang memicu asap menjadi faktor utama penyebab meningkatnya kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), seperti pilek, flu, dan batuk.
“Pada musim kemarau, debu lebih banyak beterbangan dan asap dari kebakaran juga meningkat, sehingga penyakit ISPA menjadi yang paling dominan,” ujar Supardi kepada RRI, Jumat 3 April 2026.
Supardi mengimbau masyarakat, khususnya yang sering beraktivitas di luar ruangan, untuk menggunakan masker guna meminimalisir paparan debu dan asap. Selain gangguan pernapasan, ia juga menyoroti potensi meningkatnya penyakit pencernaan akibat keterbatasan air bersih di sejumlah wilayah.
Sementara itu, sejumlah warga mulai merasakan dampak musim kemarau yang ditandai dengan meningkatnya debu serta munculnya kebakaran lahan di beberapa titik. Warga Manggar, Rudi, mengaku dalam beberapa pekan terakhir kondisi udara terasa lebih kering dan berdebu, terutama pada siang hari.
“Sekarang karena cuaca sudah mulai panas ya, jadi kayak kejadian karhutla itu udah sering terjadi di Manggar ini. Nah efek dari karhutla itu lah bisa bikin batuk dan sesak nafas, terutama bagi warga yang dekat lokasi kebakaran hutan itu," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....