IBI Babel Gencarkan Pemberdayaan Perempuan
- 02 Feb 2026 22:31 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat — Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus mengintensifkan berbagai program pemberdayaan perempuan sebagai upaya menekan angka kematian ibu (AKI) dan bayi.
Ketua IBI Provinsi Bangka Belitung, Nurita, mengatakan sejak awal tahun pihaknya telah melakukan sosialisasi kesehatan ibu dan anak di lima kabupaten/kota, yakni Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Kota Pangkalpinang, dan Sungailiat. Sementara Kabupaten Belitung dan Belitung Timur dijadwalkan pada awal April 2026.
"Pada triwulan pertama ini kami fokus ke lima kabupaten/kota. Peran ibu sangat penting dalam pola asuh anak, apalagi sekarang banyak ibu yang juga bekerja di luar rumah,” ujar Nurita dalam dialog interaktif Pengarusutamaan Gender Pro 1 RRI Sungailiat.
Ia menjelaskan, edukasi dilakukan melalui penyuluhan di posyandu, puskesmas, kunjungan rumah, praktik bidan mandiri, hingga rumah sakit. Bahkan, IBI juga mulai melibatkan dunia usaha untuk mendukung program kesehatan ibu dan anak.
Menurut Nurita, penyebab utama AKI masih didominasi oleh pendarahan dan anemia, yang kerap dipicu oleh kurangnya pemeriksaan kehamilan secara rutin.
“Minimal enam kali pemeriksaan kehamilan harus dilakukan. Banyak kasus terjadi karena terlambat dirujuk, kurang gizi, dan minimnya dukungan keluarga, terutama suami,” jelasnya.
Rindu, salah satu pendengar dari Pangkalpinang mempertanyakan rencana IBI ke depan terutama untuk menekan angka kematian ibu dan anak.
Menanggapi hal tersebut, Nurita menyebut IBI Babel akan memperluas jangkauan sosialisasi hingga ke seluruh kabupaten/kota, memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, serta mengoptimalkan pemanfaatan program BPJS dan makanan bergizi gratis.
“Harapan kami, tahun 2026 cakupan layanan makin merata, kesadaran keluarga meningkat, dan angka kematian ibu serta bayi terus menurun,”jelasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....