Hindari Penularan Superflu dengan Menerapkan PHBS

  • 28 Jan 2026 16:21 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Penyakit Superflu menjadi pembahasan publik di awal 2026. Virus dengan istilah medis Influenza A subvarian H3N2 dengan subclade K, telah dilaporkan terjadi penularan di beberapa daerah di luar Bangka Belitung. 

Dokter Egha Zainur Ramadhani, dalam program Dialog Kentongan di Pro 1 RRI Sungailiat, Selasa, 27 Januari 2026 mengatakan, penularan penyakit superflu dapat dicegah dengan cara menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). 

"Kita kalau batuk pakai masker, kemudian juga cuci tangan pakai sabun juga sering," kata Dokter Egha. 

Meski demikian, penyakit Superflu menurut Egha, bukanlah penyakit flu dengan fatalitas tinggi, seperti halnya penyakit Covid-19, yang melanda dunia pada periode 2019-2022 lalu. 

"Mortalitas itu kan kematian ya, itu bisa dipastikan (potensinya) itu sangat rendah, sangat rendah. Bahkan yang punya komorbid (penyakit penyerta) sekalipun, ya potensi untuk sampai ke fatal cenderung sangat amat kecil, minim sekali," jelas Egha. 

Sementara itu salah seorang pendengar RRI Sungailiat, Jeje dalam partisipasinya mempertanyakan, kapan sebaiknya memeriksakan kesehatan. 

"Pada kondisi seperti apa masyarakat sebaiknya tidak menunda dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat?," tanya Jeje. 

Dokter Egha menjawab, ketika telah mengalalami gejala flu yang belum sembuh dan tidak nyaman, agar segera ke fasilitas kesehatan.

"Jangan sampai terlambat, jadi kalau memang sudah tidak enak badan, segera berobat," jelasnya.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....