Manfaat Metode Pengobatan Bekam
- 09 Apr 2025 00:31 WIB
- Sungailiat
KBRN, Sungailiat: Dalam ajaran Islam, Rasulullah Saw menganjurkan bekam sebagai salah satu metode pengobatan yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Praktik ini pun dirasakan langsung oleh sebagian masyarakat di Sungailiat, Bangka Belitung.
Salah satunya adalah Dian, warga Sungailiat, yang berbagi pengalamannya dalam program Ruang Rindu di Pro 1 RRI Sungailiat. Ia mengaku merasakan tubuhnya menjadi lebih ringan setelah menjalani terapi bekam.
"Awalnya agak takut, tapi setelah di bekam tubuh rasanya lebih ringan, badan yang sering pegal agak enakan, Mbak," ujarnya.
Senada dengan Dian, Desi juga merasakan manfaat positif dari bekam. Ia menuturkan bahwa nyeri sendinya mulai mereda setelah rutin menjalani terapi ini.
"Nyeri sendi agak reda, Mbak, tapi memang harus rutin sih, Mbak," katanya.
Sementara itu, Vony, seorang Tabibah (pembekam perempuan) yang telah menekuni teknik bekam sejak tahun 2020, membenarkan adanya manfaat baik bekam untuk kesehatan. Ia belajar bekam dari para tabib Tarekat Idrisiah, guru Mursyid Seikh Akbar Muhammad Faturahman.
"Jadi kalau tubuh terasa lesu, letih dan sering mengantuk, bahu leher terasa tegang, sakit pada persendian, tekanan darah tidak stabil, maka solusinya bisa di bekam, Mbak," jelas Vony.
Vony menambahkan bahwa bekam memiliki berbagai manfaat, di antaranya meningkatkan sirkulasi darah, membantu mengurangi nyeri otot dan sendi, serta baik bagi penderita sakit punggung atau migrain.
"Kalau zaman Rasulullah, bekam dilakukan 40 hari sekali, tapi kalau sekarang karena berbagai faktor, misalnya makanan yang instan, baiknya dilakukan sebulan sekali," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....