Tarik Kursi, Candaan Berbahaya yang Bisa Berakibat Fatal

  • 02 Feb 2025 11:11 WIB
  •  Sungailiat

KBRN, Sungailiat : Bercanda di kalangan anak-anak merupakan hal yang wajar. Namun, beberapa candaan bisa berujung pada kecelakaan serius, seperti permainan tarik kursi yang belakangan marak terjadi di sekolah-sekolah. Kejadian ini menjadi perhatian khusus masyarakat Bangka Belitung (Babel).

Irwan, salah seorang mantan tenaga pendidik sekaligus pendengar Pro 1 RRI Sungailiat disela-sela acara hiburan “Ruang Rindu” yang membahas Bercanda Yang Berbahaya di Kalangan Anak-Anak , menyampaikan keprihatinannya terhadap tren candaan ini.

“Anak-anak sering tidak menyadari bahaya dari tindakan mereka. Tarik kursi bisa menyebabkan cedera serius, mulai dari jatuh terpeleset, cedera punggung, hingga gegar otak jika kepala terbentur lantai,” ujarnya.

Ia menambahkan candaan boleh saja, tapi harus tetap memperhatikan keselamatan dan menghargai teman, supaya jangan sampai yang dianggap lucu justru berujung petaka. Untuk itu menurutnya guru dan orang tua memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai batasan dalam bercanda.

Masyarakat juga mulai menyadari dampak buruk dari candaan semacam ini. Ria, seorang warga Belitung melalui pesan WhatsApp Pro 1 RRi Sungailiat menuturkan, bahwa anaknya diberikan pemahaman untuk tidak bermain-main dengan berlebihan sehingga membahayakan teman-temannya.

“Karena kita tidak bisa sepenuhnya mengawasi anak-anak kita disekolah saat mereka bermain atau bercanda dengan mereka, tapi karena sudah banyak kejadian seperti ini saya lebih memilih mengedukasi anak saya, ya semoga saja disekolah mereka bisa menghindari hal-hal tersebut,” kata Ria.

Dengan adanya perhatian dari berbagai pihak, diharapkan anak-anak semakin sadar akan risiko bercanda berlebihan dan dapat menciptakan lingkungan bermain yang lebih aman di sekolah maupun di rumah.

Sebelumnya seorang siswi MTs di Belitung Timur, Bangka Belitung (Babel) nyaris lumpuh usai jadi korban bullying teman satu kelasnya. Ia harus dirawat di rumah sakit karena mengalami cedera serius di tulang ekornya.

Saat kejadian korban tengah memeriksa PR bersama temannya di kelas. Kemudian, pelaku menarik kursi korban saat korban hendak duduk.

Akibatnya korban terduduk dengan keras ke lantai dan kepalanya terbentur hingga tak sadarkan diri. Korban pun langsung di bawa ke rumah sakit.

Dengan adanya perhatian dari berbagai pihak, diharapkan anak-anak semakin sadar akan risiko bercanda berlebihan dan dapat menciptakan lingkungan bermain yang lebih aman di sekolah maupun di rumah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....