Tiga Hal Penyebab Dicabutnya Keberkahan Oleh Allah SWT
- 25 Agt 2024 22:15 WIB
- Sungailiat
KBRN, Sungailiat : Acara Kupia Pro4 bersama Ustaz Arfiandi Armas.M.Pd menyampaikan tausiyah dengan judul Tiga Hal Penyebab Dicabutnya Keberkahan Oleh Allah Swt. Minggu, 25/8/2024.
Ustaz arfiandi menjelaskan bahwa kewajiban sebagai manusia tentunya melaksanakan, melakukan, mentaati perintah dan menjauhi larangan Allah. Perkara penting dalam kehidupan adalah tentang agama.
Terkait topik tiga hal penyebab dicabutnya keberkahan oleh Allah SWT, Ustaz Arfiandi menyampaikan perilaku umat manusia yang seharusnya dilakukan agar selalu diberkahi dalam kehidupan.
“Jangan sampai keberkahan hilang dikehidupan kita. Semoga hal ini tidak terjadi dalam kehidupan kita, Dengan selalu mawas diri, introspeksi diri dan ingat penyebab dihilangkan keberkahan tersebut, sebab kalau sudah dicabut nikmat keberkahan maka sia sialah kehidupan ini,” ujar Ustaz Arfiandi.
Diapun mengulaskan hal yang menjadi penyebab dicabutnya keberkahan hidup oleh Allah SWT. Pertama, Orang yang durhaka terhadap orang tuanya. Adanya kita didunia karena izin Allah melalui orang tua kita.
Diawali dengan lahirnya anak manusia, lalu tumbuh menjadi dewasa hingga tua tidak lepas dari orang cinta dan kasih sayang orang tua dan jangan sampai seorang anak menyakiti hati orang tua.Jika terjadi kesalahan, maka segeralah meminta maaf. Keberkahan hidup akan kita rasakan jika kita selalu menghormati membahagiakan orang tua kita.
Kedua, jauh dari orang yang Soleh. Jauh dari orang yang memiliki ilmu agama seperti para Ulama, Dimuka bumi ada surga Allah . Barang siapa yang dapat masuk kedalam Surga Allah maka hidupnya akan bahagi. Majelis ilmu dan majelis zikir merupakan Surga Allah didunia. Maka mulailah dekati diri ke majelis agama selalu diberikan keberkahan dalam kehidupan.
Ketiga, memakan makanan yang haram. Makanan yang kadang kita makan dirumah bisa jadi pencariannya bukan dari jalan Allah Swt. Sebagai pengingat, bahwa jangan berikan makanan kepada istri dan anak yang bukan dari jalan allah.
Menutup Kupia Pro4, Ustaz Arfiandi Berpesan, yakinlah bahwasannya banyak harta yang dimiliki belum tentu baik dan tenang, kemudian sedikit harta yang dimilikupun belum tentu tenang dan senang. Seharusnya yang harus dicari adalah ketenangan dengan demikian seseorang akan mendapat kesenangan, kebahagiaan dari Allah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....