Hutan Pelawan SMKN 1 Bakam Jadi Laboratorium Lingkungan Hidup

  • 29 Sep 2026 21:57 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Bakam - Hutan Pelawan di SMKN 1 Bakam akan jadi laboratorium lingkungan hidup nyata. Hutan dimanfaatkan untuk ekologi dan edukasi siswa.

Kepala SMKN 1 Bakam, Kabupaten Bangka, Tri Hayati mengatakan hutan jadi media belajar konservasi. Siswa diajak cintai lingkungan sebagai warisan alam.

Hutan juga untuk integrasi mata pelajaran IPAS dan Matematika. Siswa belajar ukur lingkar pohon dan panjang.

"Hutan pelawan jadi media belajar kewirausahaan bagi siswa SMK. Siswa diharapkan bisa BMW yaitu bekerja, melanjutkan, dan berwirausaha," kata Tri.

"Edukasi lain untuk mengalihkan anak dari media sosial. Siswa diajak jaga dan lestarikan alam," katanya dalam Dialog Out Door di SMK Negeri 1 Bakam, Selasa, 29 September 2026.

Ketua Bangka Flora Society Babel, Dian Rossana Anggraini mengapresiasi pelestarian pelawan. Ia mengatakan pohon pelawan adalah pohon klasik. Strukturnya klasik dan budidayanya tidak susah.

RRI Sungailiat gelar Dialog Luar Studio di Hutan Pelawan SMKN 1 Bakam, Selasa, 29 September 2026 (Foto: RRI/Hanin)

Bangka dikenal sebagai pohon pelawan dengan varietas beragam. Pohon ini ada di Sumatera namun varietas Bangka beragam.

"Pelawan punya nilai ekonomis dan struktur bagus. Daunnya juga bisa dimanfaatkan," katanya.

Kepala Seksi Penguatan Kelembagaan DAS BPDAS Baturusa Cerucuk, Arif Sudarmanto mengatakan resapan air di areal pelawan lebih tinggi.

"Luasan hutan pelawan ini bisa resapkan air hujan lebih tinggi," kata Arif

Audien Dialog Luar Studio di Hutan Pelawan SMKN 1 Bakam, Selasa, 29 September 2026 (Foto: RRI/Hanin)

Selain itu daun pelawan akan gemburkan tanah. Tanah akan mengembang. Pori-pori tanah dan biota tanah dekomposisi sampah organik. Tanah mengembang sehingga resapan air lebih tinggi.

"Jika semua sekolah punya area hijau seperti SMKN 1 Bakam akan lebih baik. Hutan bantu keluarkan oksigen dan buat siswa lebih fresh terima pelajaran," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....