Niatkan Ibadah, Ustaz Chairuman: Kerja Halal Bisa Bercahaya Seperti Bulan Purnama

  • 20 Sep 2026 16:12 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat — Pekerjaan halal bisa bernilai pahala fi sabilillah. Syaratnya harus didasari niat yang baik.

Hal itu ditegaskan Ustaz Chairuman DH. Ia menyampaikannya dalam dialog KUPIA RRI Pro 4 Sungailiat, Minggu, 20 September 2026.

Ustaz Chairuman menyoroti pentingnya meluruskan niat. Niat harus diluruskan saat berangkat mencari nafkah.

Niat baik itu untuk menjaga diri dari meminta-minta. Niat baik juga untuk menafkahi anak dan istri.

Ia menjelaskan pekerjaan halal akan jadi ibadah. Niatnya adalah untuk keluarga dan membantu sesama.

"Barang siapa yang bekerja mencari nafkah dengan niat-niat yang baik, maka kelak di hari kiamat akan dibangkitkan oleh Allah Swt., dalam keadaan wajah yang bercahaya seperti bulan purnama," ujarnya.

Ia menambahkan rasa lelah bekerja halal bisa hapus dosa. Lelah itu menjadi penghapus dosa-dosa.

Sebaliknya pekerjaan halal bisa dimurkai Allah. Hal itu terjadi jika tujuannya hanya menumpuk harta.

Tujuan itu juga untuk pamer kekayaan. Tujuannya juga untuk memupuk kesombongan di masyarakat.

Dalam dialog, pendengar Budi dari Sungailiat bertanya. Ia bertanya lewat telepon interaktif.

"Apa hukum seseorang yang terpaksa mengambil lembur atau pekerjaan sampingan hingga larut malam demi mencukupi kebutuhan keluarga, namun berisiko kelelahan dan melalaikan waktu ibadah," tanya Budi.

Ustaz Chairuman menjawab ikhtiar tambahan itu mulia. Namun harus tetap ada keseimbangan.

Kesibukan kerja tidak boleh lalaikan kewajiban utama. Kewajiban tertinggi adalah sholat lima waktu.

Salat tidak boleh ditinggalkan dalam kondisi apa pun. Syaratnya selama akal masih berfungsi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....